Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Jadi Tersangka, Jero Dasaran Alit Masih Tetap Layani Umat Bahkan hingga Luar Pulau
BERITABALI.COM, TABANAN.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan oleh polisi pada Kamis, (12/10) Kadek Dwi Arnata alias Jero Dasaran Alit mengaku tetap tenang. Sempat datang ke Polres Tabanan ditemani oleh kuasa hukumnya hingga akhirnya ditetapkan tersangka.
“Biasa-biasa saja. Saya sempat menduga akan seperti ini,” ujarnya setelah menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan.
Penyidik tidak menahan Kadek Dwi Arnata karena pasal yang diterapkan, hukumannya kurang dari lima tahun. Ia sempat memastikan hal tersebut pada pihak kepolisian sehingga bisa tetap melakukan pelayanan pada Umat Hindu hingga sampai ke luar pulau.
“Ya, tetap melakukan pelayanan pada umat,” ujarnya.
Selain itu, Jero Dasaran Alit sempat membuat status di halaman facebooknya dengan menyatakan tetap enjoy dan santai. Ia juga menyebutkan, proses hukum masih berjalan panjang dan akan mengikuti mekanisme hukum.
Akhirnya pihak kepolisian menetapkan Kadek Dwi Arnata alias Jero Dasaran Alit sebagai tersangka kasus pelecehan. Ia bersama kuasa hukumnya mendatangi Mapolres Tabanan pada Kamis, (12/10) pagi untuk memberikan keterangan tambahan.
Kuasa hukum Jero Dasaran Alit, I Kadek Agus Mulyawan menyebutkan pihaknya masih meragukan keputusan penyidik tersebut melihat dari pasal yang disangkakan. Karena menurut I Kadek Agus Mulyawan selama peristiwa yang terjadi di kamar kos pelapor dan sebelumnya tidak ada unsur pemaksaan dari kliennya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan