Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jaringan Togel Buleleng Digulung Polisi

Gerokgak

Jumat, 10 Oktober 2008, 19:59 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Jaringan togel atau kupon putih yang kerap beroperasi di Buleleng, khususnya di Kecamatan Gerokgak, berhasil digulung polisi dengan menangkap seorang pengecer dan seorang pengepul. Sementara Sang Bandar berhasil meloloskan diri.

Tim Gabungan yang terdiri dari Buser Dit Reskrim Polda Bali dipimpin Kanit II Opsnal Dit Reskrim Polda Bali, AKP. Pande Putu Sugiartha dan Sat Reskrim Polres Buleleng dikomando Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya, Jumat (10/10) pagi berhasil mengulung satu jaringan peredaran kupon putih alias toto gelap atau togel.



Dalam operasi ini, polisi menangkap I Nyoman Catra alias Nyoman Cerik (41) di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak dan Ketut Sumantra (33) di Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak. Sedangkan sang Bandar yang disebut-sebut bernama Bagia (40) yang beralamat di Desa Patas Kecamatan Gerokgak berhasil meloloskan diri saat digerebeg.

Penangkapan dua pelaku peredaran togel, I Nyoman Catra alias Nyoman Cerik sebagai pengecer dan Ketut Sumantra sebagai pengepul juga dikuatkan dengan sejumlah barang bukti berupa tiga buah Hanphone dan berbagai perlengkapan togel serta uang tunai sebesar 717 ribu rupiah.



I Nyoman Catra alias Nyoman Cerik saat digelandang ke Mapolres Buleleng mengaku menjual atau mengedarkan kupon putih lantaran terhimpit masalah ekonomi untuk membiayai istri dan keempat anaknya.

“Dari hasil yang saya peroleh dalam menjual togel ini hanya mampu mencukupi keluarga dalam sehari, untuk biaya empat anak saya yang sekolah dan biaya makan keluarga, jadi saya lakukan ini karena terpaksa untuk mendapatkan uang, sebab pekerjaan lain tidak ada,” ungkapnya sembari menyembunyikan wajah dari jepretan dan sorotan kamera wartawan.



“Terungkapnya aksi jaringan togel di Kecamatan Gerokgak Barat tersebut berawal saat dilakukan penyelidikan Tim Gabungan dari Buser Dit Reskrim Polda Bali dan Sat Reskrim Polres Buleleng yang menemukan adanya sebuah jaringan togel, kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap pengecer dan pengepul,” ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.

Bandar Togel, Bagia dari Desa Patas yang berhasil meloloskan diri saat pengerebegan diduga berada di karangasem. Sat Reskrim Polres Buleleng telah mengeluarkan daftar pencarian orang. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami