Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Jasad Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai
BERITABALI.COM, NTB.
Sesosok jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengapung di sungai di Lingkungan Gebang Baru, Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, NTB Senin (27/12).
Mayat bayi yang sudah sempurna bentuknya perkiraan umur 7-8 bulan itu ditemukan pertama kali oleh Suhaeli, saat sedang membersihkan sungai.
Kapolsek Pagutan, IPDA I Putu Sastrawan membenarkan atas penemuan mayat bayi tersebut.
“Ya benar, pada Senin pagi sekitar jam 10.00 WITA di TKP kali Gebang,” kata IPDA Putu Sastrawan, Senin siang.
Kapolsek menuturkan, mayat bayi berjenis kelamin laki tersebut ditemukan pertama kali oleh saksi atas nama Suhaeli. Saat itu, saksi sedang membersihkan kali Gebang. Tiba-tiba saksi melihat ada bayi yang hanyut, yang saat ditemukan oleh saksi, bayi tersebut sudah dalam posisi telungkup dan meninggal dunia.
“Saat saksi menemukan, bayi tersebut sudah meninggal,” ungkap Kapolsek.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ditemukan ada luka pada tangan bayi sebelah kiri.
“Kalau perkiraan kita, mayat bayi sudah sempurna sekali bentuknya kira-kira umurnya 7-8 bulan,” jelas Kapolsek.
Mayat bayi langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk dilakukan otopsi. Sementara siapa orang tua dari mayat bayi malang tersebut, polisi masih melakukan penyelidikan.
“Kita masih penyelidikan, kasus ini akan jadi atensi kita,” pungkas Kapolsek.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1399 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1064 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 907 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 807 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik