Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jembrana Terapkan Sistem
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jembrana punya cara sendiri untuk memilih dan mengangkat seorang pejabat di jajaran pemerintahannya. Yakni dengan menerapkan sistem lelang jabatan. Apa itu?
Menurut Bupati Gede Winasa, sistem lelang jabatan itu adalah melalui tes yang dilakukan tim independen Universitas Udayana, dan bukan atas kemauan Bupati. Misalnya, ada lowongan jabatan kepala seksi maka dipersilakan stafnya mendaftarkan diri.
Baca juga:
Jembrana Masuk Zona Hijau PMK
Yang terpilih nanti, menurut Winasa, adalah yang terbaik sesuai hasil tes yang dilakukan oleh Tim dari Udayana, antara lain psiko tes.
Sistem lelang ini diperuntukkan untuk jabatan mulai eselon IV dan eselon III, yakni mulai jabatan kepala seksi (kasi). Setelah terpilih calon pejabatnya, masih akan dievaluasi lagi setelah enam bulan.
Rekrutmen pejabat ala Jembrana ini saat ini sudah memasuki yang kedua kalinya. Lowongan jabatan yang lowong saat ini ada 36 jabatan, dan sudah ditempel di papan pengumuman.Ini tahap kedua kalinya dengan sistem lelang, ujar Winasa.
Tujuan penerapan sistem lelang ini, paling tidak menurut Winasa, ada tahapan seleksinya. Ya, jangan sampai dagang bakso ingin jadi kepala seksi, ujar Winasa berkelakar.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun