Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
JK Ungkap Sebenarnya Taliban Ingin Damai dengan Afghanistan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jusuf Kalla atau JK, Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI mengungkapkan bahwa sebenarnya milisi Taliban di Afganistan cinta perdamaian. Menurutnya, Taliban sudah sejak lama menginginkan perdamaian dengan Pemerintah Afganistan.
"Waktu saya berbicara dengan mereka, mereka sebenarnya ingin damai. Ingin kompromi dengan pemerintah, ingin power sharing. Tapi yang paling resah di Afganistan itu justru Amerika," ujar JK dalam sebuah diskusi daring pada Sabtu (21/8/2021) dikutip dari Liputan6.com.
Menurut JK, Amerika Serikat (AS) enggan untuk hengkang dari Afganistan lantaran takut mempermalukan dirinya sendiri. Pasalnya mereka tak mau jika pengalaman di Vietnam terulang di mana negara adidaya itu dicap gagal dalam memerangi komunis di sana.
"Karena itu dia menerima suatu perundingan yang pada akhir tahun lalu disetujui bahwa AS akan meninggalkan Afganistan. Itu sebenarnya perang 20 tahun perang terlama dalam sejarah Amerika. Dan perang yang tidak dimenangkan oleh Amerika," ujarnya.
JK membaca bahwa diundurnya kepulangan tentara AS hingga Agustus 2021 lantaran menginginkan sesuatu. Menurutnya negara itu berhadap agar di Afganistan terjadi perang saudara.
Namun taktik itu menurut JK gagal dijalankan di Afganistan. Pasalnya saat AS angkat kaki dari sana, tentara Pemerintah Afganistan yang diharapkan menyerang Taliban justru tak berbuat apa-apa.
"Yang terjadi sebenarnya Amerika mengharapkan ada perang saudara antara tentara pemerintah Afganistan yang dilatih Amerika dengan Taliban. Dan kita tahu semua, ketika AS mau pergi, Taliban maju, (kemudian) tentara-tentara pemerintah tidak ada yang melawan. Tak mau ada perang saudara," ujarnya.
Jatuhnya Afganistan ke tangan Taliban, menurut JK bukan gegara milisi itu hebat. Akan tetapi karena mundurnya para tentara Afganistan.
"Tentara Pemerintah Afganistan justru meninggalkan, tidak mau berperang dan menurut saya inilah solusi yang terbaik, tidak terjadi perang saudara," katanya.
Andaikan sampai meletus perang saudara di sana, JK memprediksi akan mengakibatkan kerusakan yang amat fatal pada negara itu.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4563 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2366 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2019 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1629 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1069 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun