Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Juli 2018: Inflasi Denpasar Tercatat 0,48%, Bahan Makanan Punya Andil Terbesar
Rabu, 1 Agustus 2018,
17:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kota Denpasar mengalami inflasi sebesar 0,48% dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 130,56. Untuk inflasi tahun kalender Januari hingga Juli 2018 tercatat sebesar 2,76% dan tingkat inflasi tahun ke tahun Juli 2018 terhadap Juli 2017 tercatat sebesar 3,85%.
[pilihan-redaksi]
Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Nyoman Subadri mengatakan komoditas yang tercatat memberikan andil pada inflasi Juli 2018 antara lain bensin, biaya sekolah dasar (SD), biaya sekolah menengah atas (SMA), upah pembantu rumah tangga, cabai rawit, daging babi, telur ayam ras dan daging ayam ras. Ia mencatat biaya pendidikan dan makana mempunyai andil terbesar dari komoditas lainnya.
Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Nyoman Subadri mengatakan komoditas yang tercatat memberikan andil pada inflasi Juli 2018 antara lain bensin, biaya sekolah dasar (SD), biaya sekolah menengah atas (SMA), upah pembantu rumah tangga, cabai rawit, daging babi, telur ayam ras dan daging ayam ras. Ia mencatat biaya pendidikan dan makana mempunyai andil terbesar dari komoditas lainnya.
"Meski tidak terlalu berpengaruh di Denpasar, dampak dari naiknya bensin tentunya berpengaruh pada biaya tranportasi dan komoditas yang diangkut," ujarnya, Rabu (1/8) di Denpasar.
Untuk enam kelompok pengeluaran tercatat mengalami inflasi yakni kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 1,73%; kelompok kesehatan sebesar 0,89%; kelompok bahan makanan sebesar 0,69%, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,64%; kelompok sandang sebesar 0,39%; serta kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,04%. Satu pengeluaran yang tercatat mengalami deflasi yaitu kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar sebesar 0,03%.
Dari 82 kota, tercatat 68 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Sorong (Papua Barat) sebesar 1,47% dan terendah di Surabaya dan Banyuwangi (Jawa Timur) serta Depok (Jawa Barat) masing-masing sebesar 0,03%. Deflasi tertinggi tercatat di Ambon (Maluku) sebesar 1,45% sedangkan deflasi terendah tercatat di Palembang (Sumatera Selatan) sebesar 0,01%. Jika diurutkan dari inflasi tertinggi, maka Denpasar menempati urutan ke-29 dari 68 kota yang mengalami inflasi. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5829 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026