Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Kantor Camat Tejakula Nyaris Dibakar?
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kantor Camat Tejakula hari ini nyaris terbakar. Ada dugaan, Kantor Camat Tejakula tersebut sengaja akan dibakar, terbukti dengan ditemukannya tas plastik minyak tanah dan lilin yang menyala di dekat kabel Komputer yang mengelupas.
Tidak ada upaya percobaan pembakaran, hanya konsleting listrik sehingga kabel Komputer tampak mengelupas akibat terbakar di ruangan Kasi Pemerintahan, masalah ini sudah kami serahkan pada polsek,†ungkap Camat Tejakula, I Wayan Resen, Kamis (20/11) saat dihubungi via telpon.
Hal senada diungkapkan Kapolsek Tejakula AKP Made Adnyana Putra.†Tidak ada kantong plastik berisi minyak ditemukan, hanya kabel komputer yang hangus, kejadian ini masih dalam lidik,†ujarnya singkat.
Informasi di Kantor Camat Tejakula menyebutkan, kabel komputer yang terbakar berada di ruang kasi pemerintahan. Di ruangan itu juga ditemukan tas plastik bekas minyak tanah dan lilin. Bahkan lilin ditemukan sedang menyala saat petugas kebersihan sedang membersihkan ruangan
Adanya dugaan upaya pembakaran Kantor Camat Tejakula juga dikuatkan dengan upaya para perbekel se Kecamatan Tejakula melakukan mosi tidak percaya terhadap Camat Tejakula I Wayan Resen, karena dinilai telah menyunat sejumlah bantuan yang semestinya diberikan Kepada Desa di Kecamatan Tejakula. (
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 433 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 362 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 308 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun