Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Kapling Tanah di Tabanan Minimal 2 Are
BERITABALI.COM, TABANAN.
Guna menekan alih fungsi lahan yang mulai masuk ke pelosok desa, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kemudian mengeluarkan peraturan bupati (Perbup ) yang mensyaratkan untuk mengkapling tanah minimal harus 2 are. Jika kurang dari dua are, maka izin untuk membangun tidak akan dikeluarkan.
Hal itu diungkapkan Bupati Eka di Daya Tarik Wisata Ulun Danu, Beratan Jumat (20/2/2015). "75 persen penduduk Tabanan adalah petani, makanya kami mengatur dengan peraturan itu,"jelas Bupati Eka .
Aturan yang sudah berjalan itu kata dia untuk mengerem agar lahan pertanian masih tetap berkembang. "Ya tentunya dengan aturan ini bisa kita rem untuk mengurangi pembangunan biar tidak los," ulasnya.
Sebelum aturan ini dikeluarkan kata dia, banyak petani yang begitu mudah menjual sawah mereka. "Petani kan gak tahu kalau diiming-imingi uang mereka mau saja (menjual)," terangnya.
Namun setelah adanya peraturan tersebut, penjualan tanah mulai bisa dikurangi lagi. "Sebelum saya keluarkan aturan itu, di tempat-tempat yang tidak terbayangkan ada perumahan menjadi ada. Awalnya lima kemudian jadi ratusan rumah," terangnya.
Apabila pihaknya tidak mengeluarkan perbup maka akan terjadi alih fungsi lahan yang besar-besaran di Tabanan. “ Perumahan bisa menyebar dan toko modern, ada dimana-mana. Untungnya di Tabanan tidak seperti itu," paparnya.
Aturan pekaplingan minimal 2 are juga untuk mencegah berkembangnya pemukiman yang super padat. "Kalau ada rumah kecil-kecil kesannya dari tata kota dan kelola tidak bagus, malah bisa jadi jorok kesannya," urai bupati perempuan pertama di Gumi Bali ini.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 547 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 399 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 399 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan