Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kasus ISI Denpasar Diduga Bernuansa Politik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kisruh kasus pemeriksaan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, sarugremeng alias tidak jelas penyelesaiannya. Walau belasan mahasiswa-mahasiswi ISI telah diperiksa sebagai saksi, namun penyidik Poltabes Denpasar belum juga menetapkan tersangka dalam kasus penyegelan kampus ISI beberapa bulan lalu. Ada dugaan, lambannya kasus ini diselesaikan, karena bernuansa politik.
Saya menduga ada permainan politik tingkat atas dalam kasus ISI Denpasar,â€tegas Made Suardana SH, Selasa (11/11) .
Made Suardana SH mengatakan, kasus ini sudah tidak lagi murni hukum. Tapi sudah ditunggangi politik.
Politik bisa mempengaharui siapa saja, termasuk hukum. Jadi kasus ISI Denpasar ini bukan lagi hukum yang berbicara. Tapi politik hukum,†kritik Kuasa Hukum kelompok 33 Forum Peduli ISI Denpasar ini.
Bagaimana Made Suardana menilai itu ? Ditegaskannya, selama ini, penyidik Poltabes Denpasar berjalan terseok –seok menyelidiki kasus penyegelan ISI Denpasar. Intinya, belum ada kejelasan dari hasil perkembangan pemeriksaan para saksi.
Padahal, sejatinya, sudah ada belasan, bahkan mungkin sudah ada puluhan mahasiswa yang diperiksa. Tapi tidak ada satupun yang dijadikan tersangka.
Ini ada apa ? Sudah banyak saksi yang diperiksa. Bahkan besok ada dua mahasiswa yang diperiksa, kenapa terkesan polisi takut ?,†tanyanya balik.
Made Suardana mulai pasang strategi untuk ‘memback-up’ kisruh kasus penyegelan ISI Denpasar, beberapa waktu lalu.
Apa itu ? Dituturkannya, bila dalam Bulan November ini, kasus penyegelan ISI Denpasar tak ada kejelasan, mereka mengancam akan mempropamkan Poltabes Denpasar.
Pun, bila ancaman Propam berjalan timpang, Made Suardana cs, akan mendatangi Mabes Polri untuk meminta kasus ISI Denpasar dilimpahkan ke pusat.
Kalau tidak sanggup diselesaikan Poltabes, kami bawa kasusnya ke mabes Polri. Kita lihat saja nanti,†ucapnya berapi-api.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan