Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Keluarga Hakim Amrozi Pasrahkan Diri Pada Negara
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang pelaksanaan eksekusi Amrozi cs, Keluarga besar Hakim Amrozi, almarhum I Made Karna, mengaku pasrah dan tetap tenang. Keluarga besar almarhum I Made Karna juga mengaku tidak merasa khawatir terhadap aksi balas dendam dari kelompok yang tidak senang dengan pelaksanaan eksekusi Amrozi cs.
Pernyataan ini disampaikan anak tertua Almarhum I Made Karna, Putu Indrawan Karna, Sabtu malam (11/8).
Semenjak papah (alrmahum Made Karna) ditunjuk menjadi hakim kasus bom Bali I, seluruh keluarga besar kami sudah pasrah dan iklas. Kami sudah menyerahkan diri kami sepenuhnya kepada negara. Kami sadar ini memang resiko yang harus kami tanggung, dan itu juga sudah resiko tugas papah,†kata pria yang akrab dipanggil Iwan.
Mengenai pengamanan terhadap keluarga besar Hakim Amrozi, Iwan mengatakan terdapat pengamanan terhadap keluarganya namun tidak terlalu mencolok dan berlebihan.
Saya rasa negara sudah menyiapkan pengamanan yang sesuai standar bagi saya dan keluarga saya. Meski sudah mendapat pengamanan, namun semuanya sudah kita pasrahkan pada Tuhan. Kalau Tuhan sudah berkehendak, kita bisa apa?, jadi kami pasrah dan iklas saja,†ujar pria ramah asal Padangbai Karangasem ini.
Almarhum I Made Karna merupakan Hakim Ketua Pengadilan Negeri Denpasar yang menjatuhkan vonis mati pada terpidana kasus Bom Bali I Amrozi.
Vonis ini dijatuhkan pada persidangan kasus Bom Bali I di Gedung Narigraha Denpasar tahun 2003 silam.
Almarhum I Made Karma wafat pada 28 Oktober 2007 karena sakit.
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan