Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Keluarga Purnabawa Tewas Akibat Pukulan Benda Keras
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil otopsi terhadap Made Purnabawa, istrinya, dan putrinya menunjukkan mereka tewas akibat pukulan benda keras di bagian kepala. Pukulan mematikan ini menyebabkan cedera berat di bagian kepala. "Pemeriksaan luar luka dominan di wajah, ada memar dan patah tulang di wajah dan pendarahan otak, patah tulang berkeping dan rahang. Ini akibat pukulan benda keras tumpul yang berat, bisa tongkat kayu atau besi," jelas Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah dr Dudut Rustyadi, pagi ini.
Mengenai anak Made yang dikhabarkan lehernya putus, Dudut membantah dan mengatakan itu karena proses pembusukan, bukan akibat kekerasan. "Itu bukan karena kekerasan, tengkoraknya lepas karena sudah membusuk, umur belatung menunjukkan mayat sudah membusuk 5 hingga 7 hari. Ketiganya dibunuh dalam waktu bersamaan,"kata Dudut.
Untuk sementara ketiga jenazah masih dititipkan di kamar jenasah RSUP Sanglah Denpasar. Bagian forensik RSUP Sanglah masih terus mendalami pemeriksaan untuk memastikan ketiga jenazah memang benar Jenazah Made Purnabawa, istri, dan putrinya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2344 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan