Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
KK Miskin Ditarget Turun 60 Persen
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Renon. Jumlah keluarga miskin di Bali ditargetkan mengalami penurunan mencapai 60 persen pada akhir tahun ini. Sebelumnya berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah keluarga miskin di Bali mencapai 130.000 kepala keluarga (KK).
Karo Humas dan Protokol Pemerintah provinsi Bali Ketut Teneng saat ditemui Beritabali.com di ruang kerjanya Reno, Seninn (31/10) menyatakan optimis target tersebut tercapai. Mengingat cukup banyak program pemberdadayaan masyarakat miskin yang telah dijalankan oleh pemerintah provinsi Bali, mulai dari programpertanian dalam bentuk system pertanian terintegrasi (simantri) untuk meningkatkan perekonomian keluarga miskin hingga program bedah rumah.
“Dengan bedah rumah itu hampir 60 persen berkurang, karena dari beberapa criteria kalau kita berikan bedah rumah akan jauh sekali, belum program JKBM, saya kira sudah banyak sekali yang berubah, kalau itu di berikan bedah rumah hingga 2012 saya kira 60 persen sudah terjangkau,” ujar Ketut Teneng.
Teneng menambahkan yang menjadi tantangan adalah masih cukup banyak KK miskin yang tinggal dalam rumah tidak layak huni, yaitu mencapai 13.000 rumah tidak layak huni. Tantangan lainnya adalah tingginya migrasi yang juga di khawatirkan akan menambah jumlah KK miskin di Bali. Apalagi dalam 3 tahun terakhir jumlah penduduk pendatang yang tinggal di Bali mencapai 400.000 orang. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2343 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan