Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
KOMAK Demo Proyek Hotel Mulia Djoko Tjandra
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Aksi demo terkait pembangunan hotel Mulia yang diduga dilakukan buronan korupsi BLBI Djoko Sugianto Tjandra, hari ini (7/10/2011) kembali digelar di Denpasar Bali. Puluhan orang hari ini berdemo di gedung DPRD Bali, menuntut agar aparat penegak hukum melakukan investigasi menyeluruh terhadap kasus pembangunan hotel Mulia di Nusa Dua Bali, oleh buronan kasus korupsi BLBI Djoko Sugianto Tjandra.
Aksi demo ini dilakukan oleh puluhan orang yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Anti Korupsi atau KOMAK. Aksi demo berlangsung di sela-sela sidang paripurna di Gedung DPRD Bali.
Dalam aksi demo ini, para pendemo membentangkan berbagai poster terkait pembangunan hotel bintang lima hotel Mulia di Pantai Geger Kabupaten Badung oleh buron kasus BLBI Djoko S Tjandra. Dalam aksi ini para pendemo juga melakukan orasi secara bergantian.
Dalam orasinya para pendemo mengaku prihatin dengan adanya proyek pembangunan Hotel Mulia di Pantai Geger Kabupaten Badung milik buronan kasus BLBI Djoko S Tjandra. Pendemo menuding ini sebagai bentuk kecerobohan Pemerintah Kabupaten Badung dalam menerbitkan ijin untuk proyek tersebut.
Usai menggelar aksi demo, para pendemo kemudian menemui Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai menghadiri sidang paripurna dan menyampaikan aspirasinya.
“Kami tidak menutup ruang untuk investasi, tapi untuk orang dalam kapasitas seperti Djoko Tjandra, patut kami tentang, demi keberadaan Bali di kemudian hari. Kami tidak ingin Bali menjadi entry point bagi koruptor-koruptor lain untuk berinvestasi di Bali. Kami dengan tegas meminta gubernur dan jajarannya untuk bisa memfollow up demi kepastian hukum tegak di Bali,” kata koordinator KOMAK, Nyoman Gede Antaguna.
Menanggapi aspirasi pendemo, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan sudah berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Bali dan juga dengan pihak kepolisian di Bali.
“Kita masih menunggu hasil penelitian yang lebih komprehensif, lebih kuat, dan detail mengenai persoalan ini. Beri saya waktu untuk mempelajarinya, setelah itu baru ambil langkah-langkah,” kata Made Mangku Pastika. (dev)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5557 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2343 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan