Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Koster Target Inflasi di Bali Empat Persen, Begini Strateginya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Provinsi Bali, Wayan Koster mengatakan Tingkat inflasi di Provinsi Bali pada April 2023 tercatat sebesar 0,04% mom, sehingga tingkat inflasi secara tahunan tercatat 4,45%, di mana angka tersebut lebih rendah dari Maret 2023 yang tercatat 5,46%.
Ia menyatakan bahwa dengan pencapaian tersebut diharapkan inflasi di Bali akan mencapai target nasional yang berada pada kisaran 3% plus minus 1%.
“Jadi paling tinggi 4% dan paling rendah 2%, mudah-mudahan target ini bisa dicapai berkat rapat koordinasi yang terus dilaksanakan secara intensif,” ucap Wayan dalam GNPIP di Bali, 17 Mei 2023.
Lebih lanjut, dirinya menambahkan bahwa untuk mewujudkan target tersebut diperlukan adanya kerja sama dan sinergi dengan pihak terkait, khususnya dalam upaya stabilisasi harga, pengelolaan permintaan, kelancaran distribusi, serta menjamin ketersediaan pasokan.
“Pengendalian inflasi ke depan dari komponen volatile food akan menghadapi beberapa tantangan seperti curah hujan yang tinggi, menyebabkan gangguan produksi, kenaikan harga pangan, keadaan geopolitik, dan dampak lanjutan kenaikan harga BBM non subsidi,” imbuhnya.
Adapun, untuk mengatasi hal tersebut dirinya menjelaskan beberapa strategi sesuai dengan arahan pemerintah pusat, salah satunya adalah melalui pemantauan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok.
“Untuk pemantauan harga pangan utama setiap hari di Provinsi Bali dan Kabupaten Kota se-Bali yang telah dilakukan melalui upaya, yaitu aplikasi SiGapura,” ujar Wayan.
Kemudian, memperkuat kerja sama antar daerah guna mengurangi disparitas harga, serta melakukan operasi pasar komunitas pangan strategis.
“Yang keempat mengoptimalisasikan dukungan APBD dalam program pengendalian inflasi daerah, kelima mengupayakan meningkatkan produksi pangan melalui modernisasi dan efisiensi biaya produksi pertanian,” tambahnya.
Lalu, penguatan kelembagaan melalui optimalisasi peran BUMD baik provinsi maupun kabupaten se-Bali, sebagai agregator untuk mengurangi rantai pasok dan untuk jangka panjang pembangunan pasar induk. (sumber: infobank)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8021 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5650 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan