Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli

Kamis, 2 April 2026, 23:43 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan rencana penataan akses menuju Pura Agung Besakih sebagai bagian dari tahap ketiga pengembangan kawasan suci tersebut. Akses jalan baru direncanakan dibuka dari berbagai arah, termasuk dari Kabupaten Klungkung dan Bangli.

Rencana ini disampaikan saat puncak upacara karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) yang digelar pada Kamis (2/4/2026), bertepatan dengan Hari Purnama Kedasa. Penataan akses jalan tersebut diharapkan mampu mengatasi potensi kemacetan yang kerap terjadi saat puncak kunjungan umat.

Koster menjelaskan, studi perencanaan akan dimulai pada 2026 hingga 2027. Selanjutnya, pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada 2028 dan rampung pada 2030.

Selain menyoroti rencana jangka panjang, Koster juga menegaskan pentingnya pelaksanaan upacara IBTK berjalan tertib dan khidmat mengingat Besakih merupakan pusat persembahyangan umat Hindu dari berbagai daerah.

“Upacara karya ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi gangguan selama pelaksanaannya,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Bali, lanjut Koster, telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan pemedek selama pelaksanaan karya yang berlangsung hingga 23 April 2026. Fasilitas tersebut meliputi layanan transportasi khusus bagi lansia, ibu hamil, serta pemedek berkebutuhan khusus dari area parkir menuju lokasi utama persembahyangan.

Pengaturan jadwal kedatangan umat dari seluruh kabupaten/kota di Bali hingga luar daerah juga dilakukan secara ketat guna menghindari kepadatan di kawasan suci.

Dalam kesempatan itu, Koster juga menyoroti progres penataan kawasan Besakih yang kini memasuki tahap kedua. Setelah tahap pertama rampung pada 2022 dengan anggaran sekitar Rp800 miliar, tahap lanjutan difokuskan pada penataan 26 titik pelinggih dengan anggaran sekitar Rp203 miliar dari APBD Provinsi Bali.

Ia menegaskan bahwa seluruh penataan dilakukan dengan menjaga nilai historis dan keseragaman estetika kawasan, sehingga tidak ada perbedaan mencolok pada bangunan di area Besakih.

Di sisi lain, Koster turut mengapresiasi kinerja Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih yang sejak dibentuk pada 2023 mencatat pendapatan mencapai Rp14,5 miliar pada 2025. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan upacara serta membantu desa adat dan desa dinas.

Pemerintah Provinsi Bali juga memberikan bantuan khusus sebesar Rp3,2 miliar untuk mendukung pelaksanaan karya IBTK tahun ini.

Selain itu, Koster menegaskan bahwa kondisi Bali tetap aman dan kondusif di tengah dinamika global. Hingga 31 Maret 2026, kunjungan wisatawan domestik tercatat meningkat hingga 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia juga menyinggung program penanganan sampah, di mana ke depan Tempat Pembuangan Sementara hanya akan menerima sampah residu dan ditargetkan ditutup sepenuhnya pada Agustus 2026. Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik pun direncanakan mulai pertengahan 2026 dan ditargetkan selesai pada 2027.

Rangkaian puncak karya IBTK sendiri dipuput oleh 33 sulinggih dari seluruh wilayah Bali dan berlangsung khidmat di berbagai titik utama kawasan Besakih.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami