Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
KPK Minta Anas Segera Serahkan Bukti Peran Ibas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) minta Anas Urbaningrum segera serahkan bukti peran Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) di kasus Hambalang. KPK meminta peranan itu dijelaskan soal kaitan pendanaan kongres Partai Demokrat yang bersumber dari proyek Hambalang. "Ya memang seharusnya begitu (diserahkan). Jangan menyembunyikan fakta apapun untuk bisa membongkar kasus ini setuntasnya dan jangan kemudian hanya menjanjikan tapi hanya terus berjanji," ujar Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2014).
Menurutnya, KPK akan segera memproses bukti soal keterlibatan Ibas di proyek Hambalang. Namun semuanya tergantung Anas mau atau tidak menyampaikan bukti tersebut. "Kalau memang ada segera serahkan jangan sampai itu berpolemik. Penyidik akan mengembangkan lebih lanjut sesuai dengan fakta-fakta yang diterima," terangnya.
Bambang mengatakan, pimpinan KPK selalu mendapatkan laporan dari penyidik soal perkembangan kasus Hambalang dengan tersangka Anas Urbaningrum. Namun hingga kini laporan penyidik soal pemeriksaan Anas belum masuk pada substansi kasusnya. "Hari ini saya dengar dari teman-teman sudah masuk tugas dan fungsi. Jadi kalau kemarin baru biodata, jadi masih mendasar. Jadi belum sampai materi yang akan dirumuskan dalam dakwaan," tandasnya.
Sebelumnya, Anas Urbaningrum memiliki bukti kuat peranan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) sebagai Steering Comite (SC) Kongres Partai Demokrat di Bandung tahun 2010. Bahkan Anas mengetahui proses pendanaan kongres yang dikelola oleh Ibas. "Kaitan dengan SC itu fungsi penyelenggaraan dan pendanaannya," ujar kuasa hukum, Anas Urbaningrum, Firman Wijaya di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (5/2/2014).
Menurutnya, Anas memiliki bukti kuat soal tugas Ibas dalam kongres Partai Demokrat. bukti itu mengenai proses pendaan yang dikelola oleh Ibas.
"Itu Mas Anas akan jelaskan. Nanti ada fakta yang agak menarik. Minta waktunya saja, nanti. Karena itu (fakta) bisa berupa foto," ungkapnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan