Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 8 November 2026
Kritikus: PPKM Darurat Telah Merugikan Rakyat Kecil
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di sejumlah wilayah di Indonesia ternyata mengundang kritikan dari sejumlah kalangan.
Bahkan, sosok yang kerap membela kebijakan pemerintah malah menyoroti pengetatan aktivitas masyarakat itu.
Sebelumnya, pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti kebijakan Presiden Jokowi terkait PPKM. Kini rekannya, Ade Armando turut mengkritik peraturan tersebut.
Senada dengan Denny Siregar, Ade Armando menilai bahwa PPKM telah merugikan rakyat kecil yang menjadi kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Pak Jokowi, mohon hentikanlah PPKM ini,” katanya di Twitter AdeArmando1.
Ade Armando menilai bahwa rakyat menjadi menderita lantaran tak bisa ke mana-mana.
“Rakyat menderita. Kalau saya sih bisa kerja di rumah. Rakyat tidak bisa. Mereka hanya bisa hidup kalau boleh keluar rumah,” kata dia.
Dosen Universitas Indonesia itu membagikan pernyataannya dengan sebuah video Denny Siregar yang mengkritik PPKM Darurat.
Dalam video itu, Denny mengawali pembahasannya dengan menyebutkan beberapa kasus di berbagai daerah di mana terjadi keributan antara pedagang kecil dan petugas PPKM Darurat.
Denny menilai bahwa etupan-letupan kecil di beberapa daerah ini sebenarnya adalah pertanda bahwa PPKM Darurat itu sudah ditolak mentah-mentah oleh masyarakat.
Ia mengaku khawatir bahwa letupan-letupan kecil itu akhirnya akan semakin membesar dan meluas.
“PPKM Darurat ini menurut saya bahaya kalau diteruskan atau diperpanjang,” ungkap pegiat media sosial itu.
Denny memgatakan bahwa situasi saat ini sangat berbeda dengan situasi di awal pandemi saat dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Orang sudah pada muak dan ingin kembali bekerja. Setahun lebih bersabar dengan ini semua, tapi semua hal pasti ada batasnya,” ujar Ade Armando.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 717 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan