Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 19 Agustus 2026
Kronologi Turis Cina Tewas Tenggelam di Pantai Melasti
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang turis laki-laki asal Cina bernama Lyu Dayu (59) tewas tenggelam di Pantai Melasti depan Beach Club TT, Kuta Selatan, pada Selasa 25 April 2023 sekitar pukul 14.45 WITA.
Sebelumnya, korban yang menginap di Hotel Prago Mumbul, Kuta Selatan terseret arus saat jalan-jalan di pinggir jalan.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, kejadian itu awalnya diketahui oleh pemandu wisata, Yulyanto (40) dan Suhadi (40).
Para pemandu melihat korban sedang berjalan kaki di pinggir Pantai Melasti tepatnya di depan Beach Club TT, Kuta Selatan, pada Selasa 25 April 2023 sekitar pukul 14.45 WITA.
Namun tiba-tiba korban terseret arus deras dan langsung tenggelam. Melihat ada turis asal Cina tenggelam, pemandu wisata Yulianto langsung menolong dan membawa korban ke luar pinggir pantai.
"Setiba di pinggir pantai, korban diberikan pertolongan dari Balawista Kabupaten Badung, dan langsung dibawa ke rumah sakit Udayana Jimbaran Kuta Selatan," bebernya.
Nahas, setelah mendapatkan penanganan dari tim medis rumah sakit Udayana Jimbaran, korban dinyatakan meninggal dunia.
"Jenazah korban hingga kini masih berada di rumah sakit Udayana jimbaran, Kuta Selatan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4573 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2376 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2033 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1077 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun