Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kuasa Hukum Dasaran Alit Ajukan Penangguhan Penahanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Setelah berkas dan tersangka kasus dugaan pelecehan Jero Dasaran Alit alias Kadek Dwi Arnata dilimpah ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan pada Kamis, (4/1), kini kuasa hukum tersangka, Kadek Agus Mulyawan mengajukan penangguhan penahan.
“Kami ajukan penangguhan, yaitu penangguhan penahanan dengan jaminan. Penjaminnya saya sendiri dan bapaknya Jero,” katanya Senin, (8/1) di Kejari Tabanan.
Kadek Agus Mulyawan mengemukakan tiga alasan dari upaya penangguhan penahanan tersebut. Pertama, ia menilai kliennya sangat kooperatif sejak awal penyidikan. Kedua, karena alasan tokoh spiritual yang biasa melayani umat.
“Jadi kami berharap dengan adanya surat penangguhan ini, beliau tetap melayani umat seperti biasa,” ujarnya.
Alasan ketiga karena faktor psikologis. Hal ini lantaran kliennya belum pernah mengalami persoalan dengan hukum hingga dilakukan penahanan.
“Proses hukum ini bisa berjalan dengan baik tanpa tekanan psikologi melalui wajib lapor,” ujarnya.
Kadek Agus Mulyawan berharap upaya penangguhan penahan terhadap kliennya bisa dikabulkan oleh Kejaksaan Negeri Tabanan.
Sementara itu, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tabanan Ngurah Wahyu Resta saat dikonfirmasi menyebutkan, permohonan penangguhan penahanan dari tersangka Jero Dasaran Alit sedang diproses.
“Masih menunggu disposisi dari Kejari, nanti kami pelajari. Masih ada waktu hingga pelimpahan ke pengadilan,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan