Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Lagi, 2 Suspect Rabies Dirawat di RSUD Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Rumah Sakit Tabanan kembali merawat dua pasien suspect rabies. Yakni Putu Sudiatmika (28) asal Desa Pesagi, Kecamatan Penebel dan Ketut Karni (30) asal Desa Mambang, Kecamatan Selemdeg Timur. Keduanya kini dirawat intensif di ruang flamboyan-ruangan khusus untuk pasien suspect rabies.
Menurut informasi yang dihimpun Beritabali.com, Putu Sudiatmika memiliki riwayat pernah digigit anjing dua bulan yang lalu. Karena memilili riwayat digigit anjing tersebut, maka pihak keluarga membawa korban ke Rumah Sakit Tabanan. Korban kemudian dirawat di ruang intensif rabies RSUD Tabanan.
Sedangkan Ketut Karni juga pernah memiliki riwayat digigit anjing dua bulan lalu di rumahnya desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur. Karni dirawat di ruang intesif rebis sejak, kamis kemarin.
Humas RSUD Tabanan I Made Sugiarta membenarkan dua pasien dirawat intensif di ruang flamboyant yang diperuntukan untuk pasien suspect rabies.
Ya benar, dua pasien dirawat lagi di ruang flamboyan, jelasnya Jumat (11/12).
Perlu diketahui, sejak kasus rabies merebak di Tabanan pada Bulan Agustus 2009 lalu. Sudah ada sepuluh korban meninggal dunia akibat digigit anjing gila di daerah yang terkenal dengan lumbung beras ini.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2328 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan