Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Lahan Parkir dan Dropping Zone, Solusi Lalu Lintas Tabanan
Rabu, 7 Juni 2017,
15:10 WITA
Follow
Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan, Rabu (7/6). [ist]
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan berencana menyediakan lahan parkir dan pembuatan dropping zone di setiap sekolah sebagai solusi mengatasi permasalahan lalu lintas di Kabupaten Tabanan khususnya kemacetan dan kurangnya lahan parkir yang ada di Jalan Diponegoro Tabanan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan Made Agus Hartawiguna mengatakan sebagai salah jalan utama yang ada di Pusat Kota Tabanan, sampai saat ini masih banyak permasalahan yang belum dapat dituntaskan di jalan Diponegoro.
[pilihan-redaksi]
Diantaranya permasalahan parkir, di mana permintaan parkir meningkat sementara lahan terbatas, hingga terjadinya kemacetan. Untuk itu pihaknya berusaha mencari solusi salah satunya dengan penyediaan lahan parkir dan Dropping Zone di setiap sekolah.
“Terdapat perkantoran, permukiman, sekolah, pusat perbelanjaan dan rumah sakit di Jalan Diponegoro. Untuk rumah sakit dan pusat kegiatan pembelanjaan berkewajiban menyediakan lahan parkir dengan kapasitas yang bisa mengakomodir permintaan dalam jangka waktu beberapa tahun mendatang. Saya juga memberikan apresiasi atas rencana pembuatan lahan parkir bertingkat BRSUD Tabanan, dan kami harapkan dapat segera terealisasi,” ujarnya dalam Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan, Rabu (7/6).
Agus Hartawiguna mengungkapkan meningkatnya volume kendaraan dan padatnya aktivitas masyarakat juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan permasalahan lalu lintas, salah satunya adalah banyaknya pengantar siswa sekolah yang berhenti atau parkir terlalu lama di jalan. Oleh karena itu pembuatan Dropping Zone di setiap sekolah dapat dijadikan solusi untuk mengatasi kemacetan.
"Dalam pengurangan dampak kemacetan yang diakibatkan oleh para pengantar siswa, diharapkan pihak sekolah menyediakan Dropping Zone atau sekurang-kurangnya adanya pengawasan di depan sekolah untuk meminimalisisr waktu para pengantar dalam mengantar anaknya. Untuk mengurangi kemacetan dan parkir sembarangan di jalan Diponegoro di sebaiknya dimanfaatkan angkutan umum trans serasi dan diharapkan setiap sekolah mempunyai bus sekolah untuk mengurangi kegiatan antar jemput siswa sekolah,” ucapnya. [rls/tb/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026