Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Lahan Tidak Produktif di Mengwi Mampu Produksi 5 Ton Jeruk
BERITABALI.COM, BADUNG.
Saat ini bisa dikatakan masih jarang anak muda mau terjun mengolah lahan pertanian, apalagi mengolah lahan pertanian tidak produktif menjadi produktif.
Tentu hal tersebut tidak semudah membalikan telapak tangan, membutuhkan ketekunan, keuletan, semangat serta konsistensi. Seperti halnya Seperti halnya dilakukan salah satu warga Banjar Pandean, Mengwi, Badung I Nyoman Gede Adiasa selaku pengelola dan pemilik lahan I Nyoman Dwi Suarna Artha, saling berkolaborasi dan mampu mengolah lahan pertanian seluas 60 Are di lingkungan Subak Tinjak Menjangan, Mengwi, Badung.
Dulunya lahan yang tidak produktif, namun sekarang telah mampu diolah menjadi lahan pertanian dengan ditanami buah jeruk varian Siem yang masih jarang ditanam di daerah Mengwi.
"Pada 2018 akhirnya ditanami buah jeruk ini, sempat beberapa orang meragukan bahwa jeruk ini tidak akan mampu tumbuh dengan baik. Tetapi, hal tersebut tidak terbukti buah tumbuh dengan baik," paparnya, Sabtu (3/7).
Hamparan jeruk tersebut telah sempat dipanen pada 2021 dari awal menanam pada 2018. Pada musim panen mampu mampu memetik 250 sampai 350 kg Jeruk per hari.
"Dari sebanyak 850 tanaman buah Jeruk telah mampu memperoleh total hasil panen kurang lebih 5 ton," ujarnya.
Artha menambahkan, untuk pasarnya masih bisa diserap dengan baik terutama pada rahinan. Untuk umur satu pohon jeruk ia menyebut 8 bulan sudah tidak produktif lagi.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1974 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun