Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
LNG Untuk Industri Pariwisata di Bali: Ditarget 3 Juta Standar Kaki Kubik Per hari
Jumat, 5 Oktober 2018,
08:53 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. PT Pertagas Niaga menargetkan pemenuhan Liquefied Natural Gas (LNG) untuk kebutuhan industri hotel, restoran dan kafe di Bali dengan kapasitas 1 sampai 3 juta standar kaki kubik per hari (million standard cubic feet).
[pililan-redaksi]
President Director PT Pertagas Niaga, Linda Sunarti mengatakan dengan jumlah tersebut akan bertambah secara signifikan seiring dengan perkembangan peeluasan pasar, baik untuk sektor konsumen industri, kelistrikan dan bukering di Bali. Menurutnya, hal ini selaras dengan data statistik dari Badan Pusat Statistik yang mencatat pertumbuhan penambahan industri hotel di Bali diperkirakan sebesar 12 persen per tahun.
President Director PT Pertagas Niaga, Linda Sunarti mengatakan dengan jumlah tersebut akan bertambah secara signifikan seiring dengan perkembangan peeluasan pasar, baik untuk sektor konsumen industri, kelistrikan dan bukering di Bali. Menurutnya, hal ini selaras dengan data statistik dari Badan Pusat Statistik yang mencatat pertumbuhan penambahan industri hotel di Bali diperkirakan sebesar 12 persen per tahun.
Selain penambahan industri hotel, adanya kebutuhan dari persaingan di pasar untuk memberi kenyamanan bagi wisatawan yang menginap, salah satunya dengan pemenuhan energi bersih yang dapat diandalkan dan berkelanjutan untuk operasional hotel.
Maka dari itu dirinya menyampaikan, suplai LNG sebagai energi bersih untuk Industri Perhotelan Bali penting dilakukan saat ini, maupun yang akan datang. Ini dikarenakan akan terjadi efisiensi yang signifikan yang diperoleh konsumen. Sehingga, pihaknya optimis pemanfaatan LNG ini akan terus berkembang.
"LNG dalam bentuk Vertical Gas Liquid (VGL) nantinya, akan disuplai melalui filling station di PT Badak NGL di Bontang, Kalimantan Timur. LNG ini kemudian dikemas dalam VGL/isotank yang diantarkan dengan kapal ke Pulau Jawa maupun Bali. Pemanfaatan energi ini diutamakan nantinya, untuk mencapai wilayah yang membutuhkan energi gas, namun belum terjangkau jaringan pipa gas," paparnya di Badung, Kamis (4/10).
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan, komitmennya untuk menjadikan Bali sebagai pulau ramah lingkungan. Disamping itu, Pemprov Bali juga akan melakukan pendataan terhadap hotel, restoran dan industri jasa lainnya agar dapat segera beralih ke energi ramah lingkungan.
Sementara itu Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan, komitmennya untuk menjadikan Bali sebagai pulau ramah lingkungan. Disamping itu, Pemprov Bali juga akan melakukan pendataan terhadap hotel, restoran dan industri jasa lainnya agar dapat segera beralih ke energi ramah lingkungan.
"Saya meminta agar Pertamina dalam hal ini PT Pertagas Niaga menyiapkan infrastruktur pendukungnya. Yang terpenting juga, Pertamina siap untuk instalasi dan pasokan gasnya. Saya akan tegas dan mengawal langsung kebijakan ini,” pungkasnya. (bbn/aga/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 458 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026