Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Maling Spesialis Celeng Dibekuk
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah malang melintang sebagai pelaku pencurian spesialis celeng atau babi, akhirnya seorang warga Dusun Kanginan, Desa Kekeran Kecamatan Busungbiu berhasil dibekuk polisi, setelah jadi buron berbulan-bulan.
Baca juga:
Heboh Aksi Nekat Petani Sawit RI
Setelah ditetapkan sebagai target pencarian Jajaran Polres Buleleng, Selasa (25/11), Nengah Seneng alias Mongol (60), warga Dusun Kanginan, Desa Kekeran Kecamatan Busungbiu ditangkap Tim Buser Polsek Busungbiu di rumahnya. Pelaku tidsak bisa berkutik setelah polisi menemukan barang bukti seekor babi hasil curian.
Memang pelaku ini kerap melakukan aksi pencurian hewan babi setiap hujan. Kita sudah berupa melakukan pengawasan, namun selalu gagal, namun saat beraksi dinihari tadi, kita melakukan pengintaian sehingga dengan mudah kita bisa tangkap di rumahnya bersama barang bukti seekor babi,ungkap Kapolsek Busungbiu, Iptu. Putu Aryana.
Baca juga:
Parlemen Rusia Usulkan Label
Pelaku yang kerap melakukan aksi pencurian di Desa Kekeran dan sekitarnya, selalu menyasar hewan peliharaan babi milik masyarakat.
Ini memang pelaku spesialis babi, kalau yang lainnya tidak pernah disentuhnya, pelaku ini memiliki cara tersendiri saat melakukan aksinya, sehingga babi tidak ribut dan mudah dibawa pergi,†ujar Aryana didamping Kanit Reskrim, Ipda Wayan Sueca.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 409 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 359 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 307 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun