Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Mantan Ketua DPRD Buleleng Cabut dari PDI-P
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dihari ulang tahun PDI Perjuangan ke-35, Mantan Ketua DPRD Buleleng, Drs. Nyoman Sudharamaja Duniaji yang juga tokoh PDI Perjuangan Bali menyatakan mundur dari keanggotaan Partai berlambang banteng dalam lingkaran.
“Mulai hari ini saya resmi mengundurkan diri dari PDI P, saya sudah menyerahkan surat pengunduran diri ke DPC PDI P Buleleng dan DPD PDI P Bali,” ungkap Sudharmaja melalui handphone kepada Beritabali.com Kamis (10/1) usai menyerahkan surat pengunduran diri ke Sekretariat DPD PDIP Bali di Denpasar.
“Perjuangan saya sangat tidak dihargai orang-orang yang saat ini ngaku-ngaku sebagai kader PDI Perjuangan, padahal mereka-mereka itu baru muncul setelah PDI Perjuangan berjaya. Dulu sejak masih PDI hingga berubah menjadi PDI Perjuangan, saya membela partai ini hingga saya disakiti, dianiaya, hingga rumah saya dihancurkan musuh PDI Perjuangan saat itu,” tegas Sudharmaja.
Tokoh asal Bubunan Seririt itu menyatakan bersama surat pengunduran dirinya telah menyerahkan kembali segala atribut PDI Perjuangan yang selama ini ada pada dirinya termasuk KTA PDI Perjuangan.
“Untuk DPC dan DPD Bali saya antar langsung surat pengunduran diri dan untuk DPP saya kirim lewat pos. KTA semuanya sudah saya kembalikan.”Sudharmaja menegaskan, PDI Perjuangan saat ini bukan lagi PDI Perjuangan melainkan "PDI Penikmat", sebab banyak kader-kader sekarang tinggal menikmati kejayaan PDI Perjuangan, karena kekecewaan itulah, akhirnya PDI Perjuangan ditinggalkan. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3223 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 722 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 668 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman