Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Media Sosial, Sarana Promosi Wisata Gunung Kidul
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pengelola lokasi wisata di Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, menggunakan media sosial sebagai ajang untuk mempromosikan destinasi wisata yang dikelolanya.
"Berkembang pesatnya media sosial dalam beberapa tahun terakhir menjadi ajang promosi gratis bagi kami, yakni mempromosikan destinasi wisata di Gunung Kidul. Media sosial sangat membantu kami," kata Yusuf Aditya Putratama, pengelola penyewaan alat snorkling Bintang Nglambor Snorkling (BNS) di Pantai Nglambor, Gunung Kidul, Minggu (15/3/2015).
Ia mengaku memanfaatkan media sosial baik itu Instagram, Twitter, Facebook, dan Path untuk mempublikasikan. Secara rutin ia mengunggah foto, video, ataupun informasi seputar destinasi yang dikelolanya. "Sebisa mungkin foto kami publikasikan. baik melalui profil telepon genggam dan pesan pribadi rutin menginformasikan mengenai Pantai Nglambor," katanya.
Menurut Aditya, cara ini cukup efektif untuk menambah jumlah kunjungan. Jejaring sosial pun bisa menampilkan foto maupun artikel mengenai destinasi wisata yang dikelolanya.
"Banyak tamu yang datang karena melihat keindahan alam dari jejaring sosial, bahkan beberapa di antaranya dari luar negeri," katanya. Untuk itu, pihaknya secara rutin memperbaharui secara berkala di jejaring sosial.
"Sebisa mungkin setiap hari memberikan informasi mengenai BNS. Selain itu jam berapa bisa untuk melakukan snorkling, dan apa saja fasilitas," lanjutnya.
Sementara itu, salah satu staf dari Kampung Emas Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Ervan Bambang mengatakan, selain foto dan artikel yang diunggah menggunakan media sosial, dirinya mengunggah video melalui YouTube. "Selain media sosial, kami membuat film pendek mengenai apa itu Kampung Emas," kata Bambang.
Ia mengatakan melalui film pendek, dirinya memperkenalkan keunikan Kampung Emas. Selain itu, melalui gambar dan suara, calon pengunjung bisa mengetahui apa saja yang disediakan oleh destinasi wisata yang baru beberapa tahun terakhir dikembangkan tersebut. "Kami mencoba menawarkan yang baru. Sehingga butuh pemahaman lebih lengkap, video jadi salah satu alternatif," katanya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan