Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Mencair, Hubungan Panas Eksekutif-Legislatif
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah sempat “memanas†hubungan eksekutif dengan legislatif Jembrana mencair. Sebelumnya, anggota dewan periode 2004-2009 yang baru saja lengser sangat vokal mengkritisi kebijakan Bupati Jembrana, I Gede Winasa.
Dari informasi yang dihimpun, Kamis (10/9) mencairnya hubungan ekskutif dan legislatif ditandai dengan pertemuan unsur pimpinan dewan serta ketua fraksi DPRD Jembrana bertemu dengan Winasa, Rabu (9/9) lalu.
Pertemuan ini terbilang istimewa, lantaran merupakan pertemuan pertama antara Winasa dengan anggota DPRD Jembrana periode 2009-2014 pasca pelantikan. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menyamakan persepsi terkait pemerintahan.
Ketua Fraksi Partai Demokrat, I Wayan Sukaya dikonfirmasi Kamis (10/9) membenarkan adanya pertemuan tersebut.
Pertemuan tersebut hanya salah satu bentuk silaturahmi sebagaiuntuk menyambung hubungan antara ekskutif dan legislatif.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Fraksi, Putu Kamawijaya yang juga hadir dalam pertemuan tersebut.
Menurutnya, pertemuan itu bukan berarti pertanda dewan akan merapat ke eksekutif namun untuk menjalin kemitraan antara kedua lembaga demi kepentingan rakyat.
“Pertemuan itu bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol kita. Kalau ada rambu yang dilanggar, ya kita harus ingatkan,†paparnya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Fraksi PDI Perjuangan yang dulunya terkenal sangat vokal mengkritisi kebijakan eksekutif. Ketua Fraksi PDI Perjuangan, I Ketut Sugiasa membenarkan kedatangannya dalam pertemuan itu.
Menurutnya, kehadiran pihaknya hanya sebatas memenuhi undangan eksekutif dan tidak ada hal signifikan yang dihasilkan dari pertemuan tersebut.
“Tidak ada yang signifikan, asal tidak ada intervensi. Kita tidak masalah datang tapi kita tetap mengawal kepentingan rakyat,†ujar Sugiasa.
Tambah Sugiasa, selain untuk membuka komunikasi, pertemuan itu juga membahas tata tertib untuk mempercepat proses pengusulan pimpinan DPRD ke Propinsi untuk dievaluasi.
Namun, Sugiasa menyayangkan pertemuan tersebut tidak melibatkan Wakil Bupati, I Putu Artha meski dibungkus dalam format pertemuan pimpinan daerah.
“Saya usulkan agar ke depan kalau ada pertemuan eksekutif dan legislatif hendaknya Wakil Bupati juga diiikutkan,†tandasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5978 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4666 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan