Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 11 Juni 2026
Mendadak Lemas dan Muntah, Siswi SMPN 2 Tabanan Meninggal
Senin, 26 Februari 2018,
18:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com.Tabanan. Siswi KELAS IX SMPN 2 Tabanan yang berinisial DAADP (14) meninggal setelah sebelumnya mendadak lemas dan muntah-muntah pada saat mengikuti pelajaran.
[pilihan-redaksi]
Humas SMPN 2 Tabanan, I Gusti Komang Sugendra menceritakan kronologisnya. siswi yang berasal dari Suralaga, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan tersebut tiba tiba pingsan saat mengikuti pelajaran disekolahnya. Setelah dirujuk ke BRSU Tabanan, akhirnya siswi itu menghembuskan napas terakhirnya di BRSU Tabanan, Sabtu ( 24/2).
Humas SMPN 2 Tabanan, I Gusti Komang Sugendra menceritakan kronologisnya. siswi yang berasal dari Suralaga, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan tersebut tiba tiba pingsan saat mengikuti pelajaran disekolahnya. Setelah dirujuk ke BRSU Tabanan, akhirnya siswi itu menghembuskan napas terakhirnya di BRSU Tabanan, Sabtu ( 24/2).
DAADP saat itu merasa pusing dan merasa kesemutan di bagian wajah sebelah saat mengikuti pelajaran Kamis (22/2). Selanjutnya dia diantar oleh teman temanya menuju ruang UKS karena mendadak lemas dan muntah-muntah.
"Saat kami bawa ke rumah sakit dia memang dalam keadaan lemas dan kesadaranya tidak stabil," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Setiba di UGD, dan mendapat perawatan pihak sekolah menghubungi orang tua siswi dan dinilai agak shock. Berdasarkan CT Scan oleh dokter diinformasikan bahwa dia mengalami pembuluh darah otak pecah. Padahal menurut pengakuan orang tuanya siswi tersebut tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Dia juga baru pertama kali masuk rumah sakit seperti ini. Di sekolah siswi yang juga menjadi kader inti ekstra KSPAN itu dikenal siswi yang sopan, baik dan aktif.
Setiba di UGD, dan mendapat perawatan pihak sekolah menghubungi orang tua siswi dan dinilai agak shock. Berdasarkan CT Scan oleh dokter diinformasikan bahwa dia mengalami pembuluh darah otak pecah. Padahal menurut pengakuan orang tuanya siswi tersebut tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Dia juga baru pertama kali masuk rumah sakit seperti ini. Di sekolah siswi yang juga menjadi kader inti ekstra KSPAN itu dikenal siswi yang sopan, baik dan aktif.
"Di kelas juga orangnya aktif, setiap ketemu guru selalu salim, intinya kami tidak menyangka atas peristiwa ini," tambah Sugendra.
Rencananya pihak sekolah akan melayat ke rumah duka Selasa besok ( 27/2) di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan dan upacara pengabenan akan digelar pada Senin (5/3/2018) mendatang. (bbn/nod/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026