Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Menlu: Banyak Negara Yang Menawarkan Bantuan
Tampaksiring
BERITABALI.COM, GIANYAR.
demokrasi gianyarIndonesia menargetkan Institute For Peace and Demokrasi akan menjadi laboratorium pengkajian demokrasi di kawasan Asia. Institute yang menjadi penggerak program dari Forum Demokrasi bali ini juga diharapkan mampu menjadi lembaga dalam upaya meningkatkan kerjasama antar negara Asia dalam hal demokrasi.
Menteri Luar Negeri Hasan Wirayuda dalam keteranganya usai pertemuan evaluasi Institute for Pece and Demokrasi di Instana Tampaksiring Bali menyatakan secara bertahap Indonesia sedang merancang bentuk dan sumber-sumber pendanaan bagi operasional Institute For Peace and Demokrasi. Walaupun beberapa negara seperti Australia dan Belanda telah menyatakan komitmenya.
“Kita belum melakukan kampanye terbuka, tetapi yang terjadi adalah banyak negara yang datang menawarkan bantuan. Kita lihat negara seperti Australia, Norwegia dan Belanda. Dan masih banyak lagi yang harus segera kita tindak lanjuti,” Kata Hasan Wirayuda.
Hasan Wirayuda mengakui telah menyiapkan 4 program untuk mentgembangkan Institute For Peace and Demokrasi. Namun hasan Wirayuda tak menyebutkan program-program tersebut. Sementara menurut rencana Institute For Peace and Demokrasi nantinya akan berdiri pada lahan seluas 5 hektar di Kawasan Kampus Universitas Udayana Jimbaran.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6040 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2366 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan