Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Militer Ukraina Sebut Wagner Ketakutan Sampai Tinggalkan Bakhmut
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Ukraina mengklaim kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner Group, ketakutan hingga mereka meninggalkan Bakhmut.
Juru bicara kelompok timur angkatan bersenjata Ukraina, Serhii Cherevatyi, mengatakan pertempuran di Bakhmut masih berlanjut. Pasukan Ukraina disebut menang telak atas pasukan Yevgeny Prigozhin.
"Dia [Prigozhin] melarikan diri dengan perasaan kalah dan malu karena kehilangan personal terbaik. Faktanya, kelompok Wagner pada dasarnya hancur," kata Cherevatyi pada Sabtu (20/5), seperti dikutip English Al Arabiya.
Di hari yang sama, Prigozhin mengklaim telah berhasil merebut Bakhmut dan bakal menarik pasukan dari daerah itu.
Ia kemudian akan menyerahkan kendali ke Kementerian Pertahanan Rusia pada 25 Mei.
Sehari kemudian, Prigozhin kembali menegaskan dia dan pasukannya berhasil merebut wilayah yang sesuai perjanjian Rusia dan Wagner. Namun, dia tak memberikan rincian lebih lanjut.
"Kami telah merebut semua wilayah yang kami janjikan untuk direbut hingga sentimeter terakhir kami," kata dia.
Namun, Ukraina membantah klaim itu. Presiden Volodymyr Zelensky menegaskan pertempuran di Bakhmut masih berlanjut.
Bakhmut menjadi medan perang paling panas dan berdarah selama delapan bulan terakhir.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4439 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2169 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1559 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1009 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun