Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Motor Masuk Got, Dua Pemuda asal Payangan Tewas
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dua pemuda asal Payangan yang mengendarai motor Honda Beat mengalami kecelakaan di Jalan Desa Buahan, Kecamatan Payangan pada Rabu malam (8/11).
Akibat kejadian itu, Kadek Adi Saputra asal Buleleng dan temannya yang dibonceng Ketut Guruh Ariana asal Payangan, langsung meninggal di TKP.
Informasi yang dihimpun diperoleh fakta bahwa pemuda itu melaju dari arah Utara menuju ke selatan. Tiba di lokasi kejadian, motor yang dikendarainya tiba-tiba masuk ke dalam got.
"Mereka berdua masuk got. Kemudian kepala mereka terbentur di jalan beton. Akhirnya mengalami luka di kepala," ujar Kapolsek Payangan, AKP Nengah Sona, Jumat (10/11/2023).
Kerasnya benturan di kepala mereka, menyebabkan kedua pemuda tidak terselamatkan. "Meninggal di lokasi kejadian," jelas dia.
Selanjutnya, polisi yang menerima laporan dari warga langsung menuju TKP dengan membawa mobil doble cabin. Jenazah kedua korban diangkut menggunakan mobil bak terbuka milik polisi dan langsung dibawa ke RS Payangan.
Polisi telah menghubungi keluarganya masing-masing. "Keluarga sudah datang melihat ke rumah sakit," ungkap dia.
Kecelakaan itu juga menyebabkan motor matic yang dikendarai hancur. Bagian rangka mengalami patah dan bodi ringsek. Kasus ini ditangani oleh Unit Lantas Polsek Payangan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 474 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 367 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 312 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 227 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun