Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Mulai 2008, Terakhir 2010 dipaksa melayani nafsu bejat ES (50)
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bunga (16), sebut saja demikian, dipaksa melayani nafsu bejat ES (50), pamannya sendiri, yang mengajaknya tinggal pasca dirinya ditinggal meninggal oleh kedua orang tuanya. Perlakuan tidak senonoh yang dilakukan lelaki warga Kelurahan Dauh Waru, Jembrana ini, berawal pada tahun 2008 silam dan berakhir pada Nopember 2010 lalu.
Dari informasi yang dihimpun, Jumat (21/1) menyebutkan selama kurun waktu tersebut tidak kurang dari 25 kali Bunga digagahi lelaki dua orang anak ini."Dia mengatakan kalau kegadisannya direnggut oleh pamannya pada tahun 2008 dan kejadian terakhir kali pada nopember 2010," ujar sumber Beritabali.com, Jumat (21/1).
Setiap usai menggagahi Bunga, ES selalu mengancam dan meminta agar ulah bejatnya ini tidak diceritakan kepada siapapun."Kadang-kadang buku pelajarannya disembunyikan dan dia sering mendapat tekanan," imbuh sumber tadi.
ES semakin merasa di atas angin lantaran puluhan kali perbuatan cabul yang dilakukannya kepada Bunga tetap tertutup rapat. Ancaman ES terbilang manjur, sehingga dengan leluasa menyalurkan nafsu bejatnya itu selama dua tahun.
"Dia tidak berani cerita kepada siapa-siapa karena selama ini hidupnya dibiayai oleh pamannya itu. Kalau dia cerita, bisa jadi dia akan diusir dan hidupnya terlantar," tandasnya lagi.
Diduga lantaran tidak kuat lagi hidup di bawah tekanan lantaran harus melayani ulah bejat ES, Bunga meminta pulang ke Jawa menemui keluarga besarnya. Keluarga besarnya curiga lantaran Bunga sudah sejak lama tinggal dengan ES.Setelah didesak oleh keluarga yang menyambanginya, akhirnya Bunga buka mulut kalau dirinya sejak dua tahun lalu dicabuli oleh pamannya sendiri. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Mapolres Jembrana.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 433 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 362 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 308 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun