Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Naker Jembrana Dipulangkan dari Jepang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lantaran diduga tuli, AS, seorang tenaga kerja (naker) asal Desa Brangbang, Negara terpaksa dipulangkan setelah sebulan bekerja di Jepang.
AS yang berangkat Jumat (10/10) terpaksa dipulangkan oleh majikannyadi Jepang lantaran diduga tuli.
Dari informasi yang diperoleh, AS yang kebetulan bekerja di peternakan babi cuek saat seekor induk babi tersebut melahirkan kucit (anak babi), padahal anak-anak babi yang baru lahir tersebut cukup berisik mengeluarkan suara.
"Lantaran tidak mendapat perhatian, anak-anak babi tersebut terus ribut dan kemudian memancing majikannya untuk mendatangi kandang babi.
Setelah menengok kandang, ternyata majikan mengetahui kalau salah satu induk babi sedang melahirkan," ujar seorang sumber, Selasa (11/11).
Majikannya marah saat mengetahui AS yang ditugasi mengurus kandang tersebut malah cuek melihat kondisi itu.
"Majikannya lalu menanyakan perihal kejadian tersebut kepada AS dan dijawab kalau dirinya tidak mendengar anak-anak babi tersebut ribut setelah dilahirkan," terangnya.
Kontan alasan yang disampaikan AS, kata sumber tersebut, memancing kecurigaan terhadap kondisi AS tersebut dan terus mengusutnya.
"Akhirnya diketahui kalau AS menderita gangguan pendengaran dan langsung dipulangkan. AS tiba di Jembrana, Sabtu (8/11) lalu," ujarnya.
Sementara itu, Kadis Nakerdutakencana, Nyoman Candrama ketika dikonfirmasi Selasa (11/11) mengatakan pihaknya belum menerima surat pemberitahuan resmi terkait pemulangan tenaga kerja tersebut.
"Sampai saat ini kami belum menerima informasi resmi dari pihak perusahaan yang mempekerjakan naker tersebut, sehingga kami belum tahu persis penyebabnya dipulangkan," katanya.
Lanjut Candrama, jika nantinya benar terjadi pemulangan naker asal Jembrana tersebut, pihaknya tentu akan segera memanggil naker yang dipulangkan tersebut dan melakukan konfirmasi ke pihak perusahaan yang mempekerjakannya di Jepang.
"Hal ini sangat penting, mengingat ada perjanjian kerjasama yang telah ditandatangani sebelum naker tersebut diberangkatkan ke Jepang," terangnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5874 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4613 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2580 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2224 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2203 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan