Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Arena Tajen di Gianyar Sepi, Kapolda Bali Tegaskan Tak Toleransi Judi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sejumlah arena tajen atau sabung ayam di Kabupaten Gianyar, Bali, terpantau sepi dari aktivitas.
Lokasi yang sebelumnya ramai dikunjungi para bebotoh kini tidak lagi terlihat beraktivitas seperti biasanya, di tengah penegasan Polda Bali yang tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk perjudian.
Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce menegaskan, kepolisian tetap menghormati tradisi dan ritual adat Bali. Namun, pelaksanaan budaya dan ritual adat harus dibedakan dari aktivitas yang melanggar hukum negara.
Penegasan tersebut disampaikan Pasma Royce saat menghadiri peluncuran lagu berbahasa Bali bertema pencegahan penyalahgunaan narkoba di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Sabtu malam (24/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Kapolda Bali menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan para pemangku adat untuk menyikapi persoalan budaya, ritual, serta penegakan hukum secara bijaksana.
“Kalau kita lihat perspektifnya, ada budaya adat, ritual, dan ada hukum negara. Tentu ini harus kita bersama-sama dengan komponen, baik provinsi maupun pemangku adat,” ungkap Pasma Royce.
Ia menegaskan, Polda Bali tetap berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap aktivitas yang masuk kategori perjudian.
Baca juga:
Ajus Linggih Dorong Legalisasi Tajen
“Yang jelas, Polda tidak akan menoleransi terkait dengan kegiatan judi,” tegasnya.
Terkait pelaksanaan tabuh rah, Pasma Royce menyatakan tradisi tersebut tetap mendapat dukungan karena berkaitan dengan budaya, adat, dan ritual masyarakat Bali.
“Ya, itu karena budaya, adat, dan ritual, di Bali tetap kita dukung,” jawabnya.
Sementara itu, pantauan di sejumlah lokasi di Kabupaten Gianyar menunjukkan arena tajen yang sebelumnya ramai kini tidak lagi terlihat beraktivitas seperti biasanya.
Baca juga:
DPRD Bali Siapkan Draf Legalkan Tajen
Salah satunya berada di kawasan Kota Gianyar, tepatnya di sekitar area parkir Kuburan Beng. Lokasi yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya para bebotoh tersebut terpantau kosong tanpa aktivitas tajen.
Kondisi serupa juga terlihat di kawasan Tegallalang. Arena yang biasanya menjadi tempat berkumpulnya penggemar sabung ayam itu terpantau sepi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5865 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4609 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2578 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2219 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2200 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan