Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Arena Tajen di Gianyar Sepi, Kapolda Bali Tegaskan Tak Toleransi Judi

Senin, 26 Oktober 2026, 13:52 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Arena Tajen di Gianyar Sepi, Kapolda Bali Tegaskan Tak Toleransi Judi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Sejumlah arena tajen atau sabung ayam di Kabupaten Gianyar, Bali, terpantau sepi dari aktivitas. 

Lokasi yang sebelumnya ramai dikunjungi para bebotoh kini tidak lagi terlihat beraktivitas seperti biasanya, di tengah penegasan Polda Bali yang tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk perjudian.

Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce menegaskan, kepolisian tetap menghormati tradisi dan ritual adat Bali. Namun, pelaksanaan budaya dan ritual adat harus dibedakan dari aktivitas yang melanggar hukum negara.

Penegasan tersebut disampaikan Pasma Royce saat menghadiri peluncuran lagu berbahasa Bali bertema pencegahan penyalahgunaan narkoba di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Sabtu malam (24/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Kapolda Bali menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan para pemangku adat untuk menyikapi persoalan budaya, ritual, serta penegakan hukum secara bijaksana.

“Kalau kita lihat perspektifnya, ada budaya adat, ritual, dan ada hukum negara. Tentu ini harus kita bersama-sama dengan komponen, baik provinsi maupun pemangku adat,” ungkap Pasma Royce.

Ia menegaskan, Polda Bali tetap berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap aktivitas yang masuk kategori perjudian.

“Yang jelas, Polda tidak akan menoleransi terkait dengan kegiatan judi,” tegasnya.

Terkait pelaksanaan tabuh rah, Pasma Royce menyatakan tradisi tersebut tetap mendapat dukungan karena berkaitan dengan budaya, adat, dan ritual masyarakat Bali.

“Ya, itu karena budaya, adat, dan ritual, di Bali tetap kita dukung,” jawabnya.

Sementara itu, pantauan di sejumlah lokasi di Kabupaten Gianyar menunjukkan arena tajen yang sebelumnya ramai kini tidak lagi terlihat beraktivitas seperti biasanya.

Salah satunya berada di kawasan Kota Gianyar, tepatnya di sekitar area parkir Kuburan Beng. Lokasi yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya para bebotoh tersebut terpantau kosong tanpa aktivitas tajen.

Kondisi serupa juga terlihat di kawasan Tegallalang. Arena yang biasanya menjadi tempat berkumpulnya penggemar sabung ayam itu terpantau sepi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami