Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
NasDem Respons Isu Spanduk Penolakan Anies di NTB
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Bidang Media dan Komunikasi DPP NasDem Charles Meikyansah menganggap biasa soal spanduk-spanduk berisi penolakan terhadap bakal calon presiden dari partainya, Anies Baswedan, terpasang di sejumlah titik di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Artinya kalau ada satu dua yang menolak dan segala macam ya bagaimana ya. Demokrasi ya biasa-biasa aja. Ada yang setuju, ada yang bagaimana-bagaimana," kata Charles.
Anies dijadwalkan melakukan silaturahmi bersama warga di beberapa titik di NTB pada hari ini. Kegiatan itu sudah dilakukan sejak Senin (30/1).
Charles mengklaim sambutan warga terhadap kedatangan Anies di NTB baik dan hangat. Ia mengungkapkan pelbagai baliho dan spanduk berisi dukungan kepada Anies bertebaran di penjuru NTB.
"Sambutannya luar biasa tuh, hangat tuh, baik di pondok pesantren, di kalangan relawan, lalu ketemu komponen masyarakat sangat hangat dan baik," kata dia.
Charles mengaku tak melihat spanduk penolakan Anies selama ikut mendampingi mantan gubernur DKI Jakarta itu selama berkegiatan di NTB. Ia mengatakan Anies tak berjarak dengan masyarakat selama kunjungannya di NTB.
"Kalau saya bilang sih sambutan dari kemarin sampai sekarang hangat. Tak berjarak dan sangat dekat dengan seluruh masyarakat NTB," kata dia.
Diberitakan beberapa media terdapat spanduk terpasang berisi penolakan terhadap sosok Anies di NTB. Salah satunya spanduk bertuliskan "Tolak Capres Intoleran" dengan gambar wajah Anies Baswedan yang diberi lingkaran dan tanda silang berwarna merah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan