Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Nelayan Ramai-Ramai Menolong Paus Terdampar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seekor paus terdampar di pesisir Desa Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Sabtu (3/4/2021). Nelayan ramai-ramai memberikan pertolongan mamalia laut tersebut.
Dilansir Beritajatim.com jaringan Suara.com, diketahui paus terdampar saat para nelayan akan bersandar usai melaut. Lokasinya sekitar 500 meter dari bibir pantai.
Paus dengan panjang sekitar 15 meter itu kemudian dievakuasi dengan cara menariknya ke tengah laut.
“Tadi itu ramai-ramai saya kira nelayan sudah pada pulang semua. Tapi setelah saya tanya mau melihat ikan paus yang terdampar itu,” ujar Wasri (43), salah satu warga Kelurahan Karangsari, Tuban.
Saking besarnya, lanjut dia, beberapa bocah sempat menaiki tubuh paus yang terdampar tak berdaya itu.
"Tadi sama anak-anak yang ikut melihat Ikan Pausnya itu juga sempat dinaiki. Kondisinya masih hidup," sambungnya. Sejumlah nelayan setempat kemudian berinisiatif mengevakuasi Paus dengan menariknya beramai-ramai. Sekitar setengah jam kemudian, paus berhasil ditolong ke tengah laut.
"Mungkin terdamparnya sekitar setengah jam. Kemudian oleh teman-teman nelayan langsung ditali ditarik ke tengah, soalnya takut mati," pungkasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1530 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun