Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Netanyahu Minta Israel Siapkan Daftar Target 'Balas Dendam' di Iran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kabinet perang Israel mempertimbangkan balasan apa yang bisa dilakukan atas serangan udara Iran selama akhir pekan lalu dalam rapat pada Senin (15/4).
Baca juga:
Pelaku Penusukan di Gereja Sydney Ditangkap
Israel belum mengungkap langkah apa yang akan diambil untuk membalas serangan ratusan rudal dan drone Iran tersebut.
Namun, sejumlah sumber Israel mengatakan kepada The Washington Post bahwa Tel Aviv sedang menimbang-nimbang langkah balasan seperti apa yang tidak akan membuat marah sekutu.
Menurut seorang pejabat yang terlibat dalam urusan ini, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah meminta Pasukan Pertahanan Israel untuk memberikan daftar target yang bisa menjadi sasaran serangan di Iran.
Ia juga mengklaim Israel mempertimbangkan pembalasan yang bisa "mengirimkan pesan" kepada Iran, namun tidak menimbulkan korban.
"Semua orang setuju bahwa Israel harus merespons," kata pejabat itu.
"Bagaimana merespons, kapan merespons, itulah pertanyaannya," ucapnya menambahkan.
Menurut pejabat itu, salah satu opsi Israel adalah melancarkan serangan terhadap fasilitas militer Iran di Teheran atau serangan siber.
Dilansir Al Jazeera, Panglima Militer Israel, Jenderal Herzi Halevi, mengatakan kepada pasukannya bahwa serangan Iran terhadap negara itu "akan dibalas dengan balasan".
"Saat kami melihat ke depan, kami mempertimbangkan langkah kami. Peluncuran begitu banyak rudal jelajah dan drone ke wilayah Israel akan ditanggapi dengan baik," kata Halevi seperti dikutip media lokal saat berkunjung ke pangkalan militer di Israel.
Sementara itu, sekutu Israel Amerika Serikat, beberapa negara Eropa, hingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan seluruh pihak terkait menahan diri demi menghindari eskalasi ketegangan yang lebih parah di Timur Tengah.
Sebab, serangan Iran ke Israel ini terjadi kala Tel Aviv masih melancarkan agresi brutalnya ke Jalur Gaza Palestina sejak Oktober 2023 lalu.
Iran melancarkan serangan ini sebagai pembalasan atas dugaan serangan Israel terhadap kompleks kedutaan besarnya di Suriah pada 1 April lalu. Insiden itu menewaskan komandan tinggi Garda Revolusi Iran (militer Iran).
Efek serangan Iran menyebabkan kerusakan ringan karena sebagian besar drone dan rudal ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel dengan bantuan dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Yordania.
Serangan udara Iran ke Israel juga membuat sejumlah negara di kawasan Timur Tengah segera menutup ruang udara mereka. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 543 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 397 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 396 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan