Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Netanyahu Terbang ke AS, Bakal Temui Joe Biden Hingga Kamala Harris
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berkunjung ke Amerika Serikat untuk berpidato di Kongres pada Rabu (24/7).
Meskipun waktu pastinya belum ditentukan, namun selama berada di AS dia akan bertemu dengan Presiden Joe Biden pada Selasa (23/7) pukul 12 siang. Selain itu, Netanyahu juga diperkirakan bertemu Wakil Presiden Kamala Harris.
Netanyahu akan menjadi pemimpin asing pertama yang bertemu Biden, usai mengumumkan batal maju lagi di pilpres AS 2024.
Ini akan menjadi pidato keempat Netanyahu di hadapan Kongres AS. Ketua DPR AS, Mike Johnson, mengatakan PM Israel itu akan berbagi soal "visi pemerintahnya mempertahankan demokrasi, memerangi terorisme, dan membangun perdamaian yang adil dan abadi di kawasan tersebut."
Perjalanan Netanyahu dilakukan saat politik AS tengah "gaduh" dan kala tentara Zionis terus melakukan agresinya di Jalur Gaza.
Sebelum berangkat, Netanyahu mengatakan akan menekankan tema bipartisan Israel dalam pidatonya dan mengatakan negaranya akan tetap jadi sekutu utama AS di Timur Tengah, terlepas siapa pun yang nanti dipilih rakyat untuk jadi presiden berikutnya.
"Di masa perang dan ketidakpastian ini, penting bagi musuh-musuh untuk tahu bahwa AS dan Israel bersatu. Hari ini, esok, dan selamanya," kata Netanyahu.
Di dalam negeri Israel, Netanyahu menuai tekanan keras untuk menerima kesepakatan gencatan senjata demi mengakhiri perang di Gaza. Kerabat para sandera yang masih ditawan di Gaza menuntut agar pemerintah Israel menghentikan permusuhannya dengan Hamas demi pembebasan tawanan.
Israel juga menghadapi kritik internasional atas aksi brutalnya di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 39 ribu orang. Israel juga dikritik atas perluasan pembangunan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat, serta serangan pemukim terhadap warga Palestina.
Jumat lalu, Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) telah menetapkan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal dan menuntut pemukim ilegal untuk angkat kaki segera. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6022 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4693 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2352 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan