Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
NTB Darurat Narkoba: Masuk Jaringan Antar Negara, Hampir Tiap Hari Ciduk Penyalahguna
Kamis, 1 Agustus 2019,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam darurat narkoba. Pasalnya, hampir setiap hari, jajaran Polda NTB berhasil mengungkap dan menangkap pelaku tindak penyalahgunaan Narkotika dan obat terlarang.
[pilihan-redaksi]
Tren kasusnya terus mengalami kenaikan dan masuk jaringan antar negara. Dir Res Narkoba Polda NTB, Kombespol Sudjarwoko SH SIK MH, didampingi Kasubdit II AKBP I Komang Satra SH selaku Penyidik menegaskan, bahwa tindak kejahatan narkoba di NTB sudah sangat mengkhawatirkan. Mengacu pada jumlah pengungkapan kasus yang terus mengalami peningkatan.
Tren kasusnya terus mengalami kenaikan dan masuk jaringan antar negara. Dir Res Narkoba Polda NTB, Kombespol Sudjarwoko SH SIK MH, didampingi Kasubdit II AKBP I Komang Satra SH selaku Penyidik menegaskan, bahwa tindak kejahatan narkoba di NTB sudah sangat mengkhawatirkan. Mengacu pada jumlah pengungkapan kasus yang terus mengalami peningkatan.
"Untuk bulan Juni 2019 Polda dan Polres sudah menangani 40 kasus laporan polisi, dengan 62 tersangka. Barang bukti shabu 300 gram, ganja 38,64 gram, ekstasi 12,5 gram, dan obat-obatan terlarang 80 butir," ungkap Sudjarwoko saat jumpa pers di lobby Polda NTB, Kamis (1/8).
Didampingi Kadiv Humas Kombespol Purnama SIK, Dir Res Narkoba menjelaskan pada intinya Polda NTB komit memberantas narkoba. Komitmen ini juga dibarengi sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya ketahanan sosial di lingkungan masing-masing.
"Dari 62 tersangka, ada jaringan antar pulau. Mereka memesan barang langsung, dari Dompu ke Kalimantan. Sudah dalam jaringan antar negara, karena dekat negara tetangga," papar Sudjarwoko.
Dari 40 kasus narkoba di bulan Juni 2019 ini, yang menonjol pelakunya adalah pelajar dan Mahasiswa, dengan 5 kasus dan barang bukti 22,72 gram shabu dan 0,39 gram ganja. Juga ada tersangka dari ibu-ibu rumah tangga.
"Obyek wisata Gili Trawangan pada Mei dengan satu tersangka, barang bukti 1 gram sabu. Jadi atensi kami juga," ucap Sudjarwoko, yang segera akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) untuk mengatasi 'darurat' narkoba di NTB.
Hasil pengungkapan, Polres Mataram dengan sembilan kasus, Polres Bima Kota lima kasus, Dompu empat kasus, Polres Bima, Sumbawa barat dan Sumbawa dengan tiga kasus. Polres Lombok barat dan Lombok tengah dengan 2 kasus, dan Lombok Utara satu kasus.
"Untuk trend kenaikan kasus akan kami buat data tiga bulan terakhir. Tapi secara signifikan ada kenaikan trend kasus 10 sampai 15 persen," urainya. (bbn/lom/rob)
Sebagai pejabat baru di Ditresnarkoba, Sudjarwoko melakukan kebijakan dengan mem 'briefing' personelnya di lapangan setiap hari. Apalagi modus-modus para tersangka juga bervariasi.
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 547 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 399 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 399 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026