Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Obyek Wisata Jemeluk Tak Terurus
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pembangunan obyek Wisata di Karangasem nampaknya memerlukan kajian yang mendalam. Ini untuk menghindari agar obyek wisata yang dibangun nantinya malah mubasir.
Seperti halnya pembangunan Obyek Wisata Pantai di Dusun Jemeluk, Tulamben, Abang, Karangasem. Obyek seluas sekitar 50 are ini nampak sepi dan tidak terurus. Padahal pembangunan obyek tersebut menelan ratusan juta uang rakyat.
Tampak obyek pantai tersebut sepi dari pengunjung. Selain terkesan telantar, beberapa bangunan megah yang ada di dalamnya juga tidak terurus. Sebuah bangunan besar berupa aula juga nampak kumuh begitu juga dengan halamannya tidak tertata dengan rapi.
Sementara dua buah bale begong juga terkesan tidak terurus. Sementara pada deretan selatan terdapat beberapa kamar mandi dan WC yang berdempetan dengan perkantoran dan loket juga nampak sepi. Tidak satu pun petugas yang ada di obyek tersebut.
Beberapa lampu taman juga nampak mulai rusak karena tidak terurus. Diantaranya kaca lampu taman tersebut ada yang pecah berantakan. Sementara wisatawan juga nampak enggan untuk singgah di lokasi ini. Kesannya begitu menakutkan sehingga sepi dingkil. Padahal obyek ini ada di kawasan perhotelan dan pariwisata lainya di Amed.
Sementara itu, Kamis (14/5) mantan anggota DPRD Karangasem I Wayan Kari Subali mengaku menyayangkan kalau obyek tersebut sampai sepi. Pihaknya sendiri sepakat dan sangat setuju kalau obyek wisata di Karangasem mendapat perhatian dan dibenahi terus. Karena dari pada pergi ke luar negeri untuk promosi dengan biaya miliaran rupiah dinilai Baba akan mubasir.
“Saya mesih lebih condong kalau anggaran tersebut dipakai untuk menata Obyek Wisata, namun penataan dilakukan dengan selektif,†ujarnya. Hal ini dari pada anggaran miliran tersebut dipakai untuk promisi ke luar negeri. Karena promosi seperti itu dinilai tidak efektif kalau sarana dan prasarana seperti Obyek Wisata masih belum memadai.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5672 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan