Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Ojek Lokal Tetap Ramai Saat IBTK Pura Besakih Meski Ada Shuttle, Raup Hingga Rp600 Ribu
beritabali/ist/Ojek Lokal Tetap Ramai Saat IBTK Pura Besakih Meski Ada Shuttle, Raup Hingga Rp600 Ribu.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kehadiran layanan shuttle bus selama pelaksanaan karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih tak menyurutkan peran tukang ojek lokal.
Ratusan warga tetap bertahan dan memanfaatkan momentum ini untuk mengais rezeki dari para pemedek yang datang tangkil bersembahyang.
Sejak pagi hingga malam hari, para tukang ojek terlihat berjajar di sejumlah titik strategis kawasan Besakih, seperti Manik Mas, Bencingah, hingga jalur menuju Padma Bhuana.
Meski alternatif transportasi telah disediakan, banyak pemedek masih memilih jasa ojek karena dinilai lebih cepat dan fleksibel dalam menjangkau lokasi tertentu di kawasan pura.
Salah satu tukang ojek, I Nyoman Sudana, mengaku mulai menarik penumpang sejak awal April. Dengan tarif sekitar Rp10 ribu sekali angkut, penghasilannya bervariasi tergantung tingkat keramaian.
"Kalau sepi bisa hanya dapat Rp100 ribu. Tapi kalau ramai, pernah sampai Rp600 ribu sehari," ujarnya.
Hal serupa disampaikan Wayan Widana. Ia menyebut meski harus bersaing dan mengantre panjang hingga puluhan meter, peluang mendapatkan penumpang tetap terbuka lebar, terutama saat puncak kunjungan pemedek.
"Kadang dari pagi sampai sore, bahkan sampai malam kalau ramai. Penghasilan bisa sampai Rp500 ribu," jelasnya.
Dengan jumlah tukang ojek yang mencapai ratusan orang, persaingan memang tidak terhindarkan. Namun, keberadaan mereka tetap menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran aktivitas persembahyangan di kawasan suci Besakih.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1976 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun