Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
OTC Bali Perkuat Tata Kelola, Bidik Penempatan Kerja ke Enam Negara Baru
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Lembaga Pelatihan Kerja dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LPK/LKP) Overseas Training Center (OTC) Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola manajemen serta memperluas kerja sama dengan dunia industri di dalam maupun luar negeri.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi sekaligus memperluas peluang kerja bagi lulusan di tengah berbagai dinamika yang dihadapi lembaga tersebut.
Direktur OTC Bali, I Wayan Rediyasa, mengatakan sejak berdiri pada 23 Mei 2014, OTC Bali memiliki visi menjadi lembaga pendidikan dan pelatihan yang dipercaya di tingkat global serta mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia.
Baca juga:
Bangli Cegah PMI Ilegal Lewat Job Fair
"Kami ingin bersinergi dengan industri agar masyarakat yang bergabung di OTC Bali memiliki keterampilan dan jaringan dengan dunia industri. Kami juga menjalin kerja sama dengan industri luar negeri agar peserta didik memiliki pengalaman bekerja di luar negeri," ujar Rediyasa saat ditemui di Poltek OTC Bali, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, perkembangan OTC Bali selama lebih dari satu dekade menunjukkan hasil yang positif. Hingga 2026, lembaga tersebut telah memberangkatkan lebih dari 7.000 peserta didik untuk bekerja di berbagai negara, baik pada sektor darat maupun kapal pesiar.
Meski menghadapi berbagai persoalan dan dinamika internal, OTC Bali memilih fokus melakukan pembenahan organisasi agar semakin profesional.
Baca juga:
1.000 PMI Dilepas ke Bulgaria dari Bali
"Kami tetap memperbaiki tata kelola manajemen agar lebih profesional dan akuntabel. Situasi yang terjadi saat ini kami jadikan pengalaman untuk terus berbenah," katanya.
Dalam pengembangan pendidikan vokasi, OTC Bali juga tengah menyempurnakan kurikulum melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi dan dunia industri agar kompetensi lulusan semakin sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
"Kami sedang melakukan road show untuk menyusun kurikulum yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga kompetensi lulusan kami bisa link and match dengan dunia kerja," ujarnya.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap program Indonesia Emas 2045, OTC Bali menargetkan semakin banyak lulusan yang dapat terserap di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Melalui PT Milinium Muda Mandiri, OTC Bali juga menyiapkan perluasan negara tujuan penempatan kerja internasional, meliputi Kroasia, Albania, Yunani, Jepang, Turki, dan Doha.
"Kami ingin memastikan anak-anak yang berangkat ke luar negeri ditempatkan secara legal dan resmi. Kami tidak ingin ada peserta yang ditempatkan secara abal-abal," tegasnya.
Selain program pelatihan kerja, OTC Bali juga mengembangkan program kuliah sambil magang ke luar negeri yang diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga mereka.
Menanggapi berbagai informasi yang beredar belakangan ini, Rediyasa mengimbau peserta didik dan alumni agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
"Kami mengajak seluruh peserta didik dan alumni agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks. Jika ada persoalan, kami berharap pemerintah dapat bertindak adil terhadap lembaga yang tidak memiliki izin agar masyarakat tidak menjadi korban," ujarnya.
Saat ini OTC Bali memiliki delapan kampus yang tersebar di Bali. Namun, setelah terjadi konflik internal, lima kampus masih beroperasi, sedangkan tiga kampus lainnya diklaim oleh pihak lain.
Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, OTC Bali juga terus melengkapi fasilitas pendidikan, seperti laboratorium kitchen, restoran, dan bar yang dibangun sesuai standar industri perhotelan berbintang.
"Kami ingin mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja, baik di dalam maupun di luar negeri," katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan