Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pastika: Pelaku Pariwisata Tak Perlu Panik
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang eksekusi 3 terpidana mati bom Bali, pemerintah Australia kembali mengeluarkan travel warning (peringatan untuk tidak berkunjung ke Indonesia). Namun Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap pelaku pariwisata Bali tidak panik menghadapi travel warning Australia.
Harapan tersebut disampaikan Made Mangku Pastika dalam keteranganya ketika ditemui beritabali.com di Renon (28/10). Menurut Pastika, Travel warning merupakan kebijakan suatu negara yang tidak dapat diganggu gugat.
Pastika mengaku yakin pariwisata Bali akan tetap stabil, sebab warga Australia rata-rata telah memahami kondisi Bali. Sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari travel warning Australia.
Kita harapkan tidak perlu ketakutan seperti itu. Kita akan berusaha menjaga keamanan Bali dengan sebaik-baiknya dengan segenap aparat yang ada. Saya kira orang-orang Australia sudah paham betul,kata Mantan Kapolda Bali ini.
Sebelumnya Ketua Badan Pariwisata Bali (BTB) Ngurah Wijaya mengaku optimis travel warning atau peringatan untuk tidak berkunjung yang diumumkan oleh pemerintah Australia tidak berdampak negative terhadap pariwisata Bali. Terbukti hingga saat ini tidak terjadi pembatalan kunjungan oleh wisatawan Australia.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan