Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
PDIP Resmi Pecat Jokowi, Gibran, dan Bobby Nasution dari Keanggotaan Partai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi mengumumkan pemecatan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Wali Kota Medan Bobby Nasution, beserta 27 anggota lainnya dari keanggotaan partai.
Pengumuman ini disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun, pada Senin (16/12/2024).
Dalam siaran video yang diterima, Komarudin mengungkapkan bahwa keputusan pemecatan ini diambil berdasarkan perintah langsung dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
“Saya Komarudin Watubun, Ketua Bidang Kehormatan PDIP, dengan ini mengumumkan pemecatan terhadap Jokowi, Gibran, Bobby Nasution, dan 27 anggota lainnya yang telah melanggar keputusan partai,” ujar Komarudin.
Pemecatan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024 yang menyatakan bahwa Jokowi dipecat dari PDIP karena dianggap melanggar AD/ART dan kode etik partai. Komarudin juga menambahkan bahwa PDIP melarang Jokowi untuk melakukan kegiatan atau menduduki jabatan apa pun atas nama PDIP, dan partai menegaskan bahwa sejak keputusan ini, tidak ada hubungan apa pun antara PDIP dan Jokowi.
Selain Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution juga dijatuhi sanksi pemecatan karena dianggap menentang keputusan partai yang mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai pasangan calon di Pilpres 2024. PDIP menilai tindakan mereka sebagai pelanggaran berat karena mendukung calon dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang bertentangan dengan keputusan partai.
PDIP juga menuduh Jokowi telah menyalahgunakan kekuasaannya untuk mengintervensi Mahkamah Konstitusi (MK), yang menurut partai tersebut telah merusak sistem demokrasi dan sistem hukum Indonesia. Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran etik dan disiplin partai yang sangat serius.
Komarudin menegaskan bahwa keputusan pemecatan ini akan dipertanggungjawabkan pada Kongres PDIP yang akan datang. Keputusan ini mencerminkan sikap tegas partai terhadap anggota yang dianggap tidak loyal dan melanggar kebijakan yang telah disepakati bersama.
Sementara, Wali Kota Medan Bobby Nasution tak ambil pusing dengan sikap PDI Perjuangan (PDIP) yang mengumumkan pemecatannya dari keanggotaan partai. Suami dari Kahiyang Ayu itu menegaskan saat ini sudah berstatus kader Partai Gerindra.
"Saya kan Gerindra, sudah dari kemarin, bukan dari sekarang," kata Bobby tersenyum di Hotel Mercure Medan, Selasa (17/12).
Menurut Bobby, hubungannya dengan kader PDI Perjuangan di Sumut juga cukup baik meski ia tak lagi menjadi kader PDIP.
"Dengan PDIP baik, tadi duduk di samping anggota DPRD Medan dari PDIP," ucap Bobby Nasution.
Namun begitu, Bobby Nasution enggan menanggapi lebih jauh soal pemecatannya. Bobby minta isu politik bisa dibahas di lain waktu.
"Politik nanti," tegas Gubernur Sumut terpilih di Pilkada Sumut 2024 itu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3001 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2061 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2032 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun