Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Pekerja Pariwisata Dirumahkan, Usaha Katik Sate Ikut Terdampak
BERITABALI.COM, BADUNG.
Usaha katik atau tusuk sate untuk upacara terdampak dengan belum maksimalnya pekerja di sektor pariwisata terserap.
Kondisi tersebut telah dirasakan salah satu penjual katik sate untuk upakara di Bajar Uma, Kapal, Badung, Ni Made Dasi. Menurutnya, bisanya dalam sehari mampu menjual ratusan ikat katik akan tetapi jumlah tersebut saat ini menurun drastis.
"Permintaan ada, tetapi tidak seperti sebelum pandemi. Kurang lebih 200 ikat katik sate dengan isi 100 katik sate dengan harga Rp6.000 per ikatnya dalam satu hari mampu terjual, tetapi saat ini paling banyak hanya 10 ikat katik sate saja", bebernya.
Bisanya dua bulan sebelum Galungan sudah terlihat mulai ramai, namun sejak pandemi dan banyak karyawan hotel dirumahkan kondisi penjualannya menurun.
Ia berharap kepada Pemerimtah terkait agar segera dapat memulihkan kondisi ekonomi seperti dulu lagi sehingga para pekerja hotel dapat maksimal bekerja yang akhirnya berdampak pada usaha dagang Katik sate.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4548 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2009 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1055 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun