Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pelaku Black Campaign Win-Ap Ditangkap
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang pelaku kampanye hitam (black campaign) terhadap calon gubernur Gede Winasa-Alit Putra ditangkap tim advokasi Win-Ap. Pelaku black campaign ini ditangkap saat sedang menempel stiker berisi pembunuhan karakter terhadap cagub Winasa di daerah Ubung. Hal ini disampaikan salah seorang anggota tim advokasi Win-Ap, Nengah Nurlaba SH, hari ini, di Denpasar. "Kamis dini hari saya sedang makan di jalan Cokroaminoto Ubung, di sekitar Sekolah Gandhi. Disana saya melihat 2 orang sedang menempel stiker ukuran A4 yang isinya menjelek-jelekkan calon gubernur Winasa. Isinya antara lain tentang agama ganda Winasa, akta nikah Winasa, ajakan untuk tidak memilih Winasa, dan beberapa hal yang menjelek-jelekkan cagub Winasa," jelas Nurlaba.
2 pemasang stiker yang bernama Bram Larosa (26) dan Hery Sunarta (34) kemudian ditangkap Nurlaba dibantu seorang supirnya. 2 pelaku pemasangan stiker ini kemudian diserahkan ke Polsek Denpasar Barat. Selain 2 pelaku tadi, juga ikut diamankan koordinator aksi ini yang bernama Ketut Sudika (38), yang bertugas mengkoordinir penyebaran stiker ini ke seluruh Bali. Dalam pemeriksaan, ketiga pelaku mengaku mendapat 6 kuintal atau sekitar 50 ribu stiker yang dikirim langsung dari Jakarta. Untuk menyebarkan stiker, para pelaku mendapat upah Rp 1 juta untuk setiap 5 ribu stiker. "Stiker ini sudah diterima tanggal 12 Mei lalu, tapi stiker ini baru disebar serentak mulai hari ini di seluruh Bali," kata Nurlaba.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3310 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 721 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman