Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pelaku Hipontis Pakai Mobil Sedan Makan Korban
Beritabali.com, Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Masyarakat Tabanan diharapkan waspada karena pelaku hipnotis yang mengendarai mobil sedan berkeliaran mencari mangsa. Buktinya salah satu warga Banjar Jegu Tegal, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Ni Nyoman Suarti menjadi korban hipnotis tiga pelaku, Selasa (19/10) .
Akibatnya korban mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 Juta, karena sebuah cincin dan uang Rp 1 Juta melayang tanpa disadarinya.
Pahumas Polres AKP I Wayan Sukerta menjelaskan, sebelum kejadian korban sedang melintas di jalan hendak pulang dari kebun. Saat melintas sekitar pukul 10.30 korban dihampiri pengendara mobil sedan. Tiga orang yagn ada dalam mobil sedan itu yakni dua orang perempuan satu orang laki-laki kemudian keluar dari mobilnya.
Sejurus kemudian, pelaku menawarkan patung Ganesa kepada korban. Karena tidak membawa uang korban kemudian pulang ke rumahnya untuk membeli patung tersebut. Tanpa disadarinya, korban telah menyerahkan uang sebesar Rp 1 Juta berikut satu cincin emasnya.
Usai menyerahkan uang dan cincin, ketiga pelaku kemudian kabur entah kemana. Korban baru tersadar ketika ketiga pelaku kabur membawa pergi uang dan cincinya, jelas Sukerta. Setelah sadar menjadi korban kejahatan, korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Penebel.
Motifnya pelaku berpura-pura menjual sesuatu. Ketika korbannya lengah dan ada dalam pengaruh hipnotis, pelaku kemudian memita uang dan cincin korban, jelasnya seraya meminta masyarakat lebih berhati-hati. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan