Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Pemerintah Akan Lanjutkan Proyek PLTP Bedugul
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan untuk melanjutkan kembali proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Bedugul di Tabanan Bali. Bahkan ditargetkan pada tahun depan PLTP bedugul telah mengalirkan arus listrik.
Staf Ahli Menteri Bidang Kelembagaan dan Perencanaan Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmadja dalam keteranganya di Nusa Dua mengatakan pembangunan proyek PLTP Bedugul kini masih menunggu izin dari Pemerintah daerah dan Kementerian Kehutanan karena lokasi panas bumi berada dalam kawasan hutan lindung. DImana berdasarkan analisis cadangan geologi dari panas bumi bedugul mencapai 450 Megawatt.
Kalau potensi cukup besar, dari cadangan geologi itu sekitar 450 megawatt, cadangan geologi ini perlu kita buktikan, caranya dengan cara di bor. Dari sana kita akan dapat tekanan, temperature dan sebagainnya , kita akan tahu ini riilnya berapa” tegas I Gusti Nyoman Wiratmadja.
I Gusti Nyoman Wiratmadja menambahkan proyek pembangunan PLTP Bedugul dilanjutkan setelah sebelumnya dari hasil survey yang dilakukan oleh kementerian ESDM tidak ada penolakan dari masyarakat. Penolakan yang ada hanya berasal dari LSM dengan alasan bahwa pengembangan PLTP Bedugul dikhawatirkan akan menyebabkan menyusutnya air Danau Beratan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 368 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 355 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 306 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun