Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 28 Mei 2026
Pemerintah Impor Dua Ribu Obat Ginjal Akut dari AS dan Jepang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemerintah akan mengimpor obat yang digunakan untuk menangani kasus gangguan ginjal akut yakni fomepizole dari Amerika Serikat dan Jepang. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan stok baru fomepizole akan digunakan untuk menangani pasien yang masih dirawat.
"Kita sedang proses beli juga dari Amerika. Mereka ada stok, tetapi enggak banyak. Juga dari Jepang ada sekitar 2.000-an," kata Budi di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (24/10).
Obat fomepizole yang akan dibeli dari AS dan Jepang akan menambah stok yang saat ini ada dari Singapura dan Australia.
Budi mengatakan fomepizole digunakan setelah konsultasi dan pengujian yang melibatkan ahli farmakologi. Dia menyebut 7 dari 10 anak pasien gangguan ginjal akut mengalami kondisi yang lebih baik setelah meminum obat itu.
Pemerintah akan memberikan obat-obatan itu kepada pasien yang masih dirawat. Obat akan diberikan secara gratis.
"Obat barunya akan biaya kita, nanti kita yang memberikan itu ke seluruh rumah sakit yang ada pasien yang bergejala ginjal akut ini," ujarnya.
Setiap pasien akan diberikan fomepizole sebanyak lima kali. Obat diberikan kepada pasien yang masih dalam fase ringan.
"Kalau masuk ke tahap stadium tiga itu angka kreatininnya saya lupa, kalau kondisi kerusakan sudah cukup tinggi memang akan tetap sulit ya," ucapnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2239 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2135 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1579 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1474 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli