Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Pemkab Buleleng Relokasi Rumah Nelayan
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pasca musibah gelombang pasang yang memporakporandakan wilayah Pantai Utara Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana akan melakukan relokasi terhadap sejumlah rumah nelayan.
Hal itu diungkapkan Bupati Buleleng Putu Bagiada, Senin (9/2) saat meninjau lokasi yang tertimpa musibah gelombang pasang di Kelurahan Kampung Bugis dan Eks Pelabuhan Buleleng.
“ Para nelayan akan kita bantu untuk merelokasi rumahnya, sebanyak 75 nelayan akan kita relokasi, mereka yang punya tanah kita akan bantu dana pembangunannya, yang utama terhadap sejumlah rumah yang rusak berat,” ujarnya.
Selain melakukan relokasi terhadap sejumlah rumah nelayan yang mengalami rusak berat, beberapa rumah yang terkena sapuan gelombang pasang dan hanya mengalami rusak ringan juga diberikan bantuan.
” Semua desa yang tertimpa bencana alam di Buleleng termasuk alokasi dana Rp satu milyar untuk Desa Tejakula akan kita realokasikan dengan segera, sehingga desa-desa yang mengalami kerusakan akan mampu diperbaiki dengan cepat,” ujar Bagiada.
Gelombang pasang yang menghantam wilayah pesisir Pantai di Kabupaten Buleleng mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik mulai dari Kecamatan Gerokgak hingga Kecamatan Tejakula.
Hempasan gelombang pasang itu juga mengakibatkan penahan gelombang di eks Pelabuhan Buleleng ambrol hingga mengakibatkan kerusakan yang berat mulai dari bibir muara sungai hingga pelataran Pura Segara Desa Pakraman Buleleng.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 491 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 368 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 312 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 227 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun